Bupati Muna Pastikan Penggunaan Anggaran Penaggulangan Covid-19 Transparan – Kendari Pos
Muna

Bupati Muna Pastikan Penggunaan Anggaran Penaggulangan Covid-19 Transparan

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Muna, LM. Rusman Emba memastikan penggunaan anggaran penanggulangan Covid-19 di otoritanya dikelola secara transparan dan akuntabel. Koordinasi dilakukan hingga ke Komisi Pemberantasan Korupsi melalui Koordinator dan Supervisor Pencegahan (Korsupgah) Wilayah VII KPK RI, Adlinsyah Nasution. Dana yang dikelola untuk saat ini berdasarkan hasil refocusing tahap pertama sebesar Rp 14,7 miliar. Dana itu masing-masing melekat pada Dinas Kesehatan sebesar Rp 7,4 miliar, Dinas Sosial Rp 4 miliar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Rp 1,6 miliar dan Rumah Sakit Umum Daerah Rp 1,3 miliar.

“Kami akan melaporkan semua penggunaan dana itu agar tidak sepeser pun yang tidak dapat dipertanggung jawabkan,” jelas mantan Ketua DPRD Sultra itu, Rabu (13/5). Seluruh anggaran tersebut, terangnya, digunakan untuk berbagai kebutuhan penanganan Covid. Diantaranya pengadaan alat pelindung diri, renovasi rumah terapung untuk penginapan paramedis dan penyiapan RSUD Muna sebagai rujukan pasien dari Muna Barat dan Buton Tengah. Khusus untuk program jaring pengaman sosial, Pemkab telah melaksanakan penyaluran berupa program keluarga harapan (PKH) kepada 12.741 kepala keluarga, bantuan pangan non tunai (BPNT) 22.006 kepala keluarga dan bantuan langsung tunai (BLT) sekitar 5.000 KK dari kurang lebih 50 desa.

“Ada tambahan bantuan sosial tunai namun penyalurannya menunggu data Kemensos,” paparnya.

Selain kepada KPK, Pemkab juga terus berkoordinasi dengan Pemprov Sultra agar upaya penanggulangan pandemi menjadi terintegrasi. Pun dengan penggunaan anggaran terutama pada jaring pengaman sosial untuk mengindari bantuan yang tumpang tindih. Pemkab juga kata Rusman, selalu melibatkan DPRD dalam refocusing dan alokasi anggaran. “Saya sudah minta semua instansi teknis agar jangan main-main dengan anggaran kemanusiaan. Bahkan saya memastikan semuanya terawasi langsung oleh KPK,” imbuhnya.

Perkembangan Covid sendiri di Muna saat ini, terdapat 12 kasus positif dan tiga diantaranya dinyatakan sembuh. Kondisi sembilan pasien lainnya sehat. Sementara 50 PDP saat ini menunggu hasil Swab. (b/ode)



Alokasi Anggaran Hasil Refocusing Tahap Pertama :

Total : Rp 14,7 miliar

  • Dinas Kesehatan : Rp 7,4 miliar
  • Dinas Sosial : Rp 4 miliar
  • BPBD : Rp 1,6 milliar
  • RSUD Muna : Rp 1,3 miliar.

Penggunaan :

  • Pengadaan alat pelindung diri
  • Renovasi rumah terapung untuk penginapan paramedis
  • Penyiapan RSUD sebagai rujukan pasien dari Mubar dan Buteng.



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy