Bulog Diminta Naikan Pembelian Harga Beras Petani di Konawe – Kendari Pos
Konawe

Bulog Diminta Naikan Pembelian Harga Beras Petani di Konawe

KENDARIPOS.CO.ID — Stok beras di gudang Bulog Sub Divre Konawe dipastikan aman hingga tiga bulan mendatang. Kantong-kantong wilayah penghasil beras di Konawe, seperti Kecamatan Uepai, Tongauna, Abuki, serta wilayah lainnya sudah memasuki masa panen di musim tanam pertama. Dengan begitu, stok beras di gudang Bulog Konawe dipastikan bakal kembali bertambah. Bulog setempat saat ini terus melakukan sosialisasi ke petani agar mau menjual hasil garapan sawahnya ke lembaga tersebut.

Kepala Sub Divre Bulog Konawe, Nurhayati Ibrahim, mengatakan, pihaknya punya tim yang intens bertemu mitra ataupun para petani di penggilingan. Tim itu, katanya, menyampaikan kepastian bahwa beras yang dihasilkan petani bisa dibeli pihak Bulog Konawe. “Untuk beras yang dihasilkan petani, semua bisa kita beli. Harga ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah yakni Rp 8.300 per kilogram,” ujar Nurhayati Ibrahim.

Standar harga pembelian beras petani tersebut, lanjut Nurhayati Ibrahim, sudah menjadi ketentuan nasional. Adapun menyangkut perubahan standar harga di tingkat daerah, maka Bulog di setiap daerah mesti melaporkan dulu ke pusat. “Perum Bulog juga tetap melakukan stabilisasi harga maupun kegiatan menjaga harga dasar pembelian di tingkat petani,” bebernya.

Selain itu, Nurhayati Ibrahim memastikan, dimasa pandemi Covid-19, permintaan beras masyarakat bisa tetap dipenuhi Bulog Konawe. Sebab, saat ini cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di gudang mencapai 100 ton. Ia juga menyarankan baiknya pemerintah membeli semua cadangan beras masyarakat untuk kemudian ditampung di Bulog Konawe. “Pemkab Konawe bisa intervensi CBP. Kami dari Bulog sanggup menampung sebanyak-banyaknya. Gudang penampungan beras juga kita siapkan di Unaaha, Kolaka Timur dan Kolaka,” ungkapnya.

Terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara, mengatakan, menjelang panen raya, sebaiknya standar gabah kering panen diturunkan agar lebih kompetitif. Begitupun dengan standar harga beras. Bulog harus naikkan harga pembeliannya supaya para petani sedikit bergairah. “Seluruh kabupaten membutuhkan beras. Gudang Bulog Kendari sekarang harus mengisi, begitupun di Konawe. Terkait CBP di masa pandemi ini, Bulog tidak boleh menahan. Berapapun yang diminta Pemkab, Bulog Konawe harus siap menyalurkan,” tutur Gusli.

Sebelumnya, Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa juga pernah meminta Bulog ikut terlibat dalam menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok di Konawe. Tak hanya beras, Kery juga meminta Bulog memperhatikan stok gula pasir dan bahan pangan pokok lainnya. “Bulog harus memberikan kepastian mengenai harga gabah ataupun beras yang siap dibeli dari petani di Konawe. Apalagi, sudah ada kesepakatan di pihak pemerintah yang melarang para petani untuk menjual gabahnya ke pihak tengkulak. Standar harga dari Bulog sangat mempengaruhi petani dalam memilih di mana mereka akan menjual hasil gabahnya,” ucap Bupati Konawe dua periode itu. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy