Bahas Revisi RTRW, Legislator konsel tak Kompak – Kendari Pos
Konawe Selatan

Bahas Revisi RTRW, Legislator konsel tak Kompak

Irham Kalenggo


KENDARIPOS.CO.ID — Agenda pembahasan revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) di tataran DPRD, berjalan alot. Dalam rapat pemilihan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), dinamika dengan tensi tinggi terlihat. Wakil ketua DPRD Konsel, Senawan Silondae mengatakan, proses rencana pembahasan RTRW ini menuai pro dan kontra. “Ada dikubu sebelah beranggapan kalau dipercepat pembahasan akan dikaitkan kepentingan Pilkada. Seolah-olah kalau ini dipercepat akan ada perusahan dan oknum tertentu yang diuntungkan,” ungkap Senawan.

Padahal menurutnya, agenda pembahasan RTRW sudah sejak tiga tahun lalu. Sehingga di tahun 2020 pihaknya berencana menyelesaikan. “Ia ada kubu-kubu. Karena fraksi yang mendukung percepatan Bapemperda, hanya PDIP, Demokrat, Hanura dan Nasdem. Selebihnya seperti Golkar, PAN, Gerindra termasuk PKB ngotot untuk tidak bahas lebih cepat. Alasannya, harus buat Pansus. Saya bilang, apalagi yang harus di Pansus, karena mekanisme persetujuan substansi dari Kementerian ATR, sudah keluar,” argumennya.

Tak hanya itu, penguluran waktu pembahasan Revisi RTRW membuat Ketua Bapemperda, Joko Suprihatin mengundurkan diri. “Kelihatan ada trik-trik untuk mengulur waktu. Ada ketakutan beberapa teman, ini ada kepentingan politik,” sindirnya. Ia berharap, pembahasan soal RTRW tak ada hambatan lagi. “Sekarang sudah ada Ketua Bapemperda yang baru, (Saripuddin Pariwusi). Apa lagi Pemkab ingin agar pembahasan dipercepat karena sudah didesak Kementerian Agraria dan Tata Ruang,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Bapemperda terpilih, Saripuddin Pariwusi, mengaku siap menyelesaikan pembahasan revisi RTRW yang telah tertunda selama tiga tahun. “Kami telah menggelar rapat internal terkait pembahasan rencana revisi RTRW. Insya Allah kami akan bekerja secara profesional dan objektif,” janjinya, kemarin. Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo, mengungkapkan, pihaknya telah mengagendakan pembahasan revisi RTRW pada Rabu, 20 Mei lalu.

“Kita sudah sebar undangan termasuk mengundang dari pihak Pemkab,” ujar Irham Kalenggo. Ketua Golkar Konsel ini menjelaskan, soal revisi RTRW tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat saja. Pasalnya RTRW sangat sensitif, karena berhubungan dengan penetapan kawasan ditiap wilayah. “Tentu harus kita konsultasi publik dulu. Lagian batasnya sampai November. Jadi kita harus berikan ruang tanggapan publik,” jelasnya. Soal adanya pro kontra di internal dewan, Irham menepisnya.

“Yang benar itu, dokumen RTRW baru lengkap kurang lebih satu bulan lalu. Kedua, di internal Bapemperda ada dinamika saat ketuanya menyatakan mundur. Beberapa kali mereka rapat, baru disepakati dan dilakukan pemilihan ketua baru,” jelasnya. Sebagai pucuk pimpinan di lembaga legislatif itu, Irham berharap semua anggotanya berhati-hati dan obyektif dalam menyikapi persoalan revisi RTRW. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy