59 Perusahaan di Sultra Survive di Tengah Pandemi : 3.114 Pekerja Dirumahkan, 151 PHK – Kendari Pos
Metro Kendari

59 Perusahaan di Sultra Survive di Tengah Pandemi : 3.114 Pekerja Dirumahkan, 151 PHK

KENDARIPOS.CO.ID — Pandemi Covid-19 mengubah segalanya. Ekonomi dan kesehatan adalah sektor yang paling terdampak. 3.265 karyawan yang bekerja di 59 perusahaan di Sultra paling merasakan dampak pandemi. Dari jumlah itu, dalam catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sultra, setidaknya 3.114 dirumahkan dan 151 di PHK. Langkah yang dilakukan perusahaan itu berat, tapi harus dilakukan demi menekan biaya operasional serta menjaga eksistensi alias survive di tengah pandemi. Apalagi pendapatan perusahaan merosot akibat wabah korona.

Kepala Bidang Pembinaan Industri dan Jaminan Sosial Disnakertrans Sultra, Muhammad Amir Taslim menjelaskan, tingginya angka pekerja yang dirumahkan dan di PHK akibat kondisi keuangan perusahaan yang tidak stabil di tengah pandemi Covid-19. 3.265 pekerja terdampak pandemi dari 59 perusahaan di Sultra. “Ini sesuai dengan data yang telah melaporkan ke Disnakertrans. Sampai saat ini perusahaan yang paling banyak merumahkan pekerjanya yakni perusahaan tambang PT VDNI yakni 1.090 orang,” beber Muhammad Amir Taslim.

Kabupaten Konawe adalah daerah dengan jumlah pekerja terbanyak di rumahkan maupun di PHK akibat pandemi, yakni 1.782 orang. Disusul Kendari dengan total 1.111 orang, Wakatobi 226 orang, Konawe Utara (Konut) 77 orang, Kolaka 51 orang dan Bombana 18 orang. Amir berharap para pekerja yang dirumahkan dapat kembali bekerja setelah pandemi Covid-19 berakhir. “Para pekerja ini hanya dirumahkan, bukan PHK. Jadi otomatis mereka dalam status masih pekerja. Mekanisme dirumahkan ini yang harus di atur oleh perusahaan dan pekerjanya,” pungkasnya. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy