Warga Pendatang Wajib Rapid Test – Kendari Pos
Metro Kendari

Warga Pendatang Wajib Rapid Test

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir

KENDARIPOS.CO.ID — Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah melarang warganya mudik. Apalagi Kota Kendari telah masuk zona merah. Di sisi lain, Pemkot turut memperketat masuknya pendatang termasuk warga asal Kendari yang selama ini bermukim di luar Sultra. Bagi mereka yang nekat masuk atau mudik ke Kendari diwajibkan mengikuti rapid test. Selain itu, mereka harus diisolasi selama 14 hari.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan pemerintah telah resmi melarang mudik. Di Kota Kendari, imbauan tidak mudik telah dilaksanakan sejak awal. Khusus ASN, Pemkot bahkan mengancam akan mencoret TPP selama enam bulan. “Larang tidak mudik kan sudah jelas. Kalau ada warga yang mudik ke Kendari akan kita wajibkan rapid tes. Biayannya, nanti mereka tanggung sendiri,” tegas Sulkarnain kemarin.

Pembatasan ini kata dia, tak lain untuk menekan penyebaran virus corona. Mengingat pemudik tidak hanya dari wilayah Sultra saja, melainkan hingga luar Sultra. “Ini bentuk tanggung jawab dan kewajiban pemerintah untuk senantiasa memberikan perlindungan kepada masyarakatnya” ujarnya.

Kebijakan ini merupakan hasil keputusan Pemkot bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sebagai tindaklanjutnya, pihak akan berkoordinasi dengan manajemen bandara serta tenaga medis untuk melakukan rapid test bagi pemudik yang masih nekat masuk Kota Kendari.

“Jika hasil rapid test menunjukkan negatif, pemudik wajib karatina di rumahnya selama 14 hari. Jika ada reaktif, maka akan dikarantina di Rusun Bungkutoko. Apabila terdapat gejala Covid-19, segera dirujuk ke Rumah Sakit Bahteramas atau RSUD Kota Kendari,” ungkapnya. (b/m2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy