Wali Kota Kendari Tegaskan Tak Tutup Jalur Transportasi – Kendari Pos
Metro Kendari

Wali Kota Kendari Tegaskan Tak Tutup Jalur Transportasi

KENDARIPOS.CO.ID — Penyebaran virus Corona (Covid-19) semakin meluas. Hal ini membuat sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) di Indonesia berbondong-bondong mengajukan permohonan penutupan jalur transportasi guna memutus rantai penyebarannya.

Kendati demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tak berfikir untuk melakukan penutupan tersebut. Pasalnya, kebijakan untuk menutup jalur transportasi adalah kewengan pemerintah pusat.

“Ada keinginan sejumlah pihak untuk menutup beberapa jalur transportasi (terminal dan pelabuhan). Saya tegaskan kita (Pemkot) tak punya kewenangan untuk menutup itu. Kebijakan untuk menutup jalur trnsportasi adalah kewengan pemerintah pusat,” tegasnya, kemarin.

Tim Satgas Covid-19 melakukan pemeriksaan kendaraan dan penumpang di perbatasan Kota Kendari-Konsel, kemarin.

Meskipun lanjut Sulkarnain, pemda bisa mengajukan penutupun, akan tetapi keputusannya tetap menunggu keputusan pemerintah dalam hal ini keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenbub).

“Misalnya kalau mau tutup pelabuhan, berarti harus ada izin Kemenhub melalui Dirjen Perhubungan Laut. Kalau Bandara berarti Dirjen Perhubungan Udara. Sedangkan kalau terminal berarti Dirjen Perhubungan Darat. Semua kewenangan pusat,” ulangnya pertegas.

Ketua DPC PKS Kota Kendari itu menambahkan, meskipun pihaknya tak melakukan penutupan, akan tetapi pemkot memberlakukan protokol kesehatan bagi seluruh pelintas maupun penumpang baik yang menggunakan jasa transportasi udara, laut dan darat.

“Pengawasan kami lakukan di 11 titik. Enam titik perbatasan meliputi batas kota-simpang Ranomeeto, batas kota-Puuwatu, batas kota-Kecamatan Konda, batas kota-Labibia, batas kota-Purirano, dan batas kota-Tondonggeu. Sedangkan lima titik pelabuhan meliputi pelabuhan rakyat Wawonii, pelabuhan Nusantara Kendari, pelabuhan Wanci, pelabuhan rakyat (pelabuhan Batu) dan pelabuhan bungkutoko.

Sekedar informasi, sejak diberlakulannya protokol pengawasan kesehatan diperbatasan dan pelabuhan sejak 25 Maret hingga 8 April 2020 pukul 15.00 wita, jumlah pelintas (orang) yang keluar masuk Kota Kendari sebanyak 48.571 orang. Kemudian kendaraan roda empat dan enam 13.191 unit dan roda dua (motor) sebanyak 19.970 unit. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy