Wajib Diketahui, Berikut Panduan Beribadah Ramadan di Tengah Pandemi COVID-19 – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Wajib Diketahui, Berikut Panduan Beribadah Ramadan di Tengah Pandemi COVID-19

Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Fesal Musaad (tengah) saat membacakan panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H.

KENDARIPOS.CO.ID — Dua pekan lagi umat muslim akan memasuki bulan Suci Ramadan. Bulan penuh berkah yang sering dimanfaatkan oleh umat muslim untuk beribadah. Kendati demikian, Ramadan kali ini (1441 Hijriah) berbeda dengan sebelumnya. Dimana sudah dipastikan umat muslim melaksanakan ibadah ditengah Pandemi COVID-19 mengingat Keputusan Kepala BNPB RI nomor 13 tahun 2020 Tentang Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia yang diperpanjang hingga 31 Mei 2019 mendatang.

Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sultra mengimbau masyarakat tidak risau dan sebaiknya mengikuti panduan yang dikeluarkan Kemenag bersama Satgas Penaganan dan Pecegahan Penyebaran COVID-19 Sultra.

“Kami sudah buat Surat Edaran (SE) Panduan Ibadah Ramadan. Mudah-mudahan panduan terasebut bisa menjadi pedoman bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah. Panduan tersebut telah kami rapatkan dengan seluruh jajaran yang melibatkan 8 elemen yakni kami sendiri (Kanwil Kemenag Sultra), Biro Kesra Sultra, MUI Sultra, NU, Muhamadiyah, Baznas Sultra, Dewan Masjid Indonesia Sultra, Satgas Infokom dan Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra.” kata Fesal Musaad, Kepala Kanwil Kemenag Sultra, kemarin.

Adapun panduan tersebut, lanjut Fesal berisikan 13 poin yang menjadi imbauan bersama.

Poin pertama, Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan baik berdasarkan ketentuan Fiqih Ibadah.

Kedua, Sahur dan buka puasa dilakukan oleh individu atau keluarga inti, tidak perlu Sahur On The Road atau Ifthar Jama’i (buka puasa bersama).

Ketiga, Shalat Tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah.

Keempat, Tilawah atau Tadarus Al Qur’an dilakukan di rumah masing masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan Tilawah Al Qur’an.

Kelima, Buka puasa bersama baik dilaksanakan di lembaga pemerintahan. lembaga swasta, masjid maupun mushalla ditiadakan.

Keenam, peringatan Nuzulul Qur’an dalam bentuk seremoni. baik di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun mushalla ditiadakan.

Ketujuh, selama masa pandemik virus covid 19 pada bulan ramadhan dan idul fitri umat Muslim agar tidak melakukan kegiatan sebagai berikut yakni Shalat Tarawih Keliling, Itikaf di masjid/mushalla, takbir keliling, kegiatan takbiran cukup dilakukan di masjid/mushalla dapat menggunakan pengeras suara dengan jumlah jamaah paling banyak 5 orang, Pesantren Kilat kecuali melalui media elektronik, Shalat ldul Fitri berjamaah di masjid atau di lapangan, halal bihalal dalam bentuk seremoni.

Kedelapan, menghimbau kepada segenap umat Muslim agar segera membayarkan Zakat Hartanyayang telah memenuhi nishab dan haulnya sebelum Ramadhan sehingga bisa terdistribusi lebih cepat kepada Muslahiq.

Kesembilan, pengumpulan Zakat Fitrah dan/atau ZIS yang dilaksanakan oleh Organisasi Pengelola Zakat, Panitia Pengumpul Zakat Fitrah yang berada di masjid mushalladan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat, agar meminimalkan pengumpulan zakat melalui kontak flsik, tatap muka secara langsung dan/atau membuka gerai di tempat keramaian, dan dapat diganti dengan melakukan sosialisasi pembayaran zakat melalui layanan jemput zakatdan transfer layanan perbankan.

Kesepuluh, pendistribusian Zakat Fitrah yang dilaksanakan oleh Organisasi Pengelola Zakat, panitia pengumpul Zakat Fitrah yang berada di masjid, mushalladan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat, agar menghindari penyaluran zakat fitrah kepada Mustahiq melalui tukar kupon dan mengadakan pengumpulan orang, pendistribusian dapat dilakukan dengan memberikan secara langsung kepada Mustahlq.

Kesebelas, petugas yang melakukan penyaluran zakat fitrah dan/atau ZIS agar dilengkapi dengan alat pelindung kesehatan seperti masker, sarung tangan dan alat pembersih sekali pakai (tissue).

Ke-12, dalam menjalankan ibadah Ramadhan dan Syawal, seyogyanya masing masing pihak ikut mendorong, menciptakan dan menjaga kondusifitas kehidupan keberagamaan dengan tetap mengedepankan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah

Terakhir, imbauan ini hendaknya dapat dilaksanakan hingga diterbitkannya pernyataan resmi Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah yang menyatakan bahwa keadaan telah aman dari Covid-19.

“Semoga masyarakat Sultra bisa mematuhi imbauan bersama ini, sebagai bentuk dukungan kita terhadap upaya bersama memutus mata rantai penyebaran virus corona selama menjalankan ibadah ramadan,” pungkasnya. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy