Utuhlah Bangsaku, Oleh: Prof. Dr. Eka Suaib – Kendari Pos
Kolom

Utuhlah Bangsaku, Oleh: Prof. Dr. Eka Suaib

KENDARIPOS.CO.ID — Enam arahan penting Presiden Jokowi. Pengujian sampel secara masif. Penggunaan telemedicine. Komunikasi secara efektif ke media. Penegakan hukum agar masyarakat disiplin. Kelancaran arus logistik. Stimulus ekonomi tepat sasaran.

Jika memperhatikan arahan itu, komprehensif. Sebab, bukan saja kesehatan, tetapi menyangkut teknologi, politik, hukum, perhubungan, dan ekonomi. Artinya, pembacaan kita, setidaknya dari arahan itu, dampakya sudah lebih kompleks.

Pemerintah perlu sigap untuk melahirkan memformulasi kebijakan meniadakan dampak yang tidak diharapkan covid-19. Bukan apa-apa. Berkaca pada keberhasilan Tiongkok, ketertatihan Italia, serta langkah strategis berbagai negara, Indonesia perlu memikirkan kebijakan antisipatif berbasis keberlanjutan penanganan covid-19. Dampak diharapkan kebijakan di atas agar kita tetap utuh sebagai bangsa.

Pengujian sampel secara masif. Aspek ini, maka perlu melakukan pengujian sampel secara masif disertai pelacakan agresif. Kebijakan ini, dimaksudkan agar secepatnya mengetahi subjek yang terinfeksi Corona. Dapat diinterpretasi, kebijakan ini adalah upaya pemerintah garda kesehatan sebagai fondasi penanganan covid-19.

Penggunaan telemedicine. Aspek ini, yakni menyangkut penggunaan teknologi dalam dunia medis. Macam-macamm, bisa menyangkut sensor tubuh, big data, pemanfaatan internet. Tantangan baru bagi para dokter, perawat, bidan, apoteker. Bisa jadi, menghindari kontak fisik.

Komunikasi secara efektif ke media. Aspek ini, menyangkut politik. Yakni ketersediaan informasi yang dapat diperoleh oleh public pada saat pandemi convid-19. Informasi yang tersaji di public yang betul-betul kredibel. Bukan apa-apa, saat ini melalui medsos, para nitizen dapat mencari dan membagikan secara aktif. Jika viral, dikutip oleh media online dan media mainstream.

Penegakan hukum agar masyarakat disiplin. Dugaan saya, menyangkut antisipasi larangan mudik ke kampung halaman saat idul fitri. Dalam masa pandemi ini, wilayah Jabodetabek berada dalam zona merah, yang berarti sangat berpotensi menularkan. Jika mereka pulang mudik, berarti ada potensi penularan ke daerah lain. Saat itulah, maka penegakan disiplin diperlakukan pada warga yang melanggar aturan ini. Juga penegakan hukum PSBB, penggunaan masker.

Kelancaran arus logistik. Pada situasi seperti sekarang, harus dipastikan ada kemudahan semua pasokan. Mulai dari peralatan medis, pertanian, bahan kebutuhan pokok dan lain-lain. Karena itu, keterkaitan dan komitmen berbagai pihak sangat dibutukan. Sebab, jika tidak, akan menimbulkan distrust pada pemerintah.

Stimulus ekonomi tepat sasaran. Arah dari kebijakan ini yakni dapat dengan cepat menyediakan ‘pelampung’. Sasarannya yakni kelompok dunia usaha dan masyarakat. Saat ini, banyak dunia usaha yang kelimpungan akibat merosotnya transaksi di pasar.

Perlindungan sosial wajib diberikan kepada masyarakat. Yang paling merasakan akibat pandemi ini adalah keluarga miskin dan pekerja sector informal. Kita menyambut baik program yang digagas. Ada program Keluarga Harapan, bantuan pangan non tunai (BNPT), atau kartu prakerja. Apapun jenis programnya, tapi harus dipastikan bahwa yang berhak menerima adalah betul-betul yang menerimanya. Kata Ekonom Muda Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Syamsir Nur bahwa di daerah kita managemen data menjadi persoalan. Saya sependapat dengan pernyataan itu.

Perlu lebih menonjolkan pelibatan RT/RW, kepala desa/lurah. Data yang diperoleh ditentukan dengan pendekatan partisipatif. Jika ada keraguan, dengan melakukan musyawarah. Tujuannya untuk finaliasi dan validasi data. Selama ini, basis penggunaan data sifatnya ‘terlalu makro’ sehingga tidak dapat menjangkau dengan baik kelompok sasaran.

Bila semua elemen kebijakan di atas dapat diwujudkan, maka penanganan covid-19 tentu dapat maksimal. Artinya, formulasi kebijakan yang dirumuskan ini tidak sekadar menjadi short-cut, tapi juga menuju ke pemantapan keteguhan dan kesigapan kita sebagai bangsa tetap utuh. Semoga. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy