UTBK 2020 Hanya Berlakukan Tes Potensi Skolastik (TPS) – Kendari Pos
Edukasi

UTBK 2020 Hanya Berlakukan Tes Potensi Skolastik (TPS)

Suasana saat calon mahasiswa baru UHO saat mengikuti tes UTBK pada waktu lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Mekanisme Ujian Berbasis Komputer (UTBK) tahun ini, cukup berbeda ketimbang tahun sebelumnya. Pasalnya, melalui surat edaran dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) disampaikan UTBK akan menguji Tes Potensi Skolastik (TPS) dan meniadakan Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada calon mahasiswa yang akan melaksanakan UTBK tanggal 5-12 Juli 2020 mendatang.

Hal ini dibenarkan oleh Wakil Rektor I Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Dr. La Hamimu. Katanya, saat ini pendafataran mahasiswa baru pada jenjang pendidikan tinggi di Indonesia berlangsung ditengah-tengah virus Covid-19. Untuk itu, berbagai upaya pun dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah penularan virus yang belum ada obatnya ini ditengah proses pendaftaran calon mahasiswa baru. Salah satunya dengan cara mempersingkat waktu tes pada UTBK yang merupakan syarat wajib untuk mendafatar di PTN melalui jalur SBMPTN.

“Kalau aturan awal yang di keluarkan LPMT itu pelaksanaan tes UTBK ada dua tahap seleksi, yakni TPS dan TKA. Namun, hal tersebut dibatalkan dikarenakan situasi bangsa kita saat ini yang terpapar oleh virus Covid-19” katanya, Selasa (14/4).

La Hamimu juga menuturkan bahwa, meski tidak ada lagi ujian TKA, pihaknya meyakini tidak akan mempengaruhi kualitas dari Maba yang akan diterima oleh UHO. Pasalnya, penilaian melalui TPS ini merupakan tes minat, bakat dan potensi. TPS ini nanti akan melakukan prediksi apakah calon mahasiswa mampu untuk menyelesaikan studi, khususnya UHO. “Penilaian TPS ini pada UTBK nanti akan lebih objektif,” tuturnya.

Ia menyebut TPS lebih akurat dan sesuai kebutuhan dari TKA dalam mengukur potensi yang ada dalam diri mahasiswa. Dalam TPS mahasiswa diukur kemampuan kognitif, logika hingga pemahaman secara luas. “Dalam TPS, jika seorang anak memiliki potensi yang bagus, dia berpeluang untuk bisa terjaring. Jadi, diharapkan dengan sistem ini, proses seleksi menjadi lebih objektif,” terangnya.

Sebagai informasi, mekanisme SBMPTN ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Salah satunya karena menyesuaikan dengan keadaan darurat wabah virus corona yang kini tengah melanda Indonesia.

Sebagai informasi, perbedaan mekanisme SBMPTN tahun ini, salah satunya yakni, perampingan mekanisme pelaksanaan UTBK yang menjadi jalan masuk untuk mengikuti SBMPTN. Di tahun sebelumnya, UTBK didesain untuk mengeksplorasi potensi akademik siswa, yakni dengan menguji dua metode tes sekaligus, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Namun tahun ini, di tengah keterbatasan karena covid-19, LTMPT memutuskan hanya akan menguji calon mahasiswa baru melalui TPS. (b/idh)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy