Titin Nurbaya Saranani, Perempuan Tangguh di Bumi Konawe – Kendari Pos
Konawe

Titin Nurbaya Saranani, Perempuan Tangguh di Bumi Konawe

KENDARIPOS.CO.ID — Titin Nurbaya Saranani namanya. Dia adalah istri Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa. Titin representasi perempuan tangguh di Bumi Konawe. Kartini tangguh di era milenial sangat pantas disematkan kepadanya.

Titin punya seabrek peran, seorang ibu sekaligus istri Bupati Konawe, Ketua TP PKK Konawe, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Konawe, anggota DPRD Provinsi Sultra sekaligus kader partai dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kabupaten Konawe. Melakoni peran berbeda tentu bukan perkara mudah bagi seorang perempuan. Hanya perempuan tangguh yang kokoh berdiri di tengah beban tugas dan peran sosial yang berjubel. Hanya perempuan-perempuan pilihan yang mampu memikul amanah dan tanggung jawab sosial itu.

Dari rahim dan asuhan tangan dingin seorang Titin Nurbaya Kery Konggoasa, lahir putra putra hebat. Mereka adalah Fachri Pahlevi Konggoasa, anggota DPR RI dan Ipda Fadly Fachrezi Konggoasa, perwira polisi alumni Akpol. Kiprah Titin Nurbaya di panggung politik, mampu mengantarkan duduk sebagai anggota DPRD Konawe Kepulauan dan kini duduk di DPRD Provinsi Sultra.

Sebagai seorang ibu dan Ketua PMI Konawe, kelembutan Titin Nurbaya Kery Konggoasa ditunjukkan dengan melindungi warga Konawe dari potensi penyebaran virus korona (Covid-19). Sekira 1.500 masker dibagikan secara gratis kepada masyarakat. 800 masker dibagikan kepada pedagang dan pembeli di Pasar Wawotobi dan 700 masker di Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha. Sungguh sebuah kepedulian dan aksi mulia dari seorang First Lady Konawe. Titin Nurbaya Saranani mengajak personelnya dan turun blusukan di pasar Wawotobi. Ratusan masker tandas di tangannya dan berpindah tangan kepada para pedagang serta pembeli yang belum mempunyai masker.

Antusias warga cukup besar saat melihat kehadiran istri pemimpin mereka Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa. Titin, sapaan karib Titin Nurbaya Saranani disambut hangat para pedagang maupun masyarakat di area pasar Wawotobi.

Saat berada di lokasi, Titin melihat masih banyak para pedagang dan masyarakat yang belum menggunakan masker. Padahal, kata dia, penggunaan masker sangat penting untuk mencegah dan menangkal penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat.

“80 persen warga pasar, entah itu pedagang maupun pengunjung pasar belum memakai masker. Makanya, selain memakaikan masker kepada warga, kami juga mengedukasi mereka akan pentingnya penggunaan masker saat keluar rumah dan di tempat keramaian,” ujar Titin Nurbaya Saranani, Ketua PMI Konawe saat membagikan masker gratis di area pasar Wawotobi.

Anggota DPRD Provinsi Sultra itu meminta agar para pedagang selalu mengenakan masker saat melayani pembeli. Di samping itu, ia juga mengingatkan agar warga pasar selalu menjaga jarak (physical distancing) saat beraktivitas sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebisa mungkin, Titin mengingatkan para pedagang dan pembeli di pasar Wawotobi untuk menghindari terjadinya kontak langsung saat melakukan transaksi jual-beli.

Saat membagikan masker gratis, Titin Saranani terlihat merakyat. Dia tekun menyimak curahan hati warga dan pedagang. Bahkan Titin pun tak canggung untuk menyematkan masker kepada penjual di pasar sebagai bagian dari edukasi dan kampanye melawan virus korona (Covid-19). (adi/adv/b)

Peduli Rakyat di Tengah Pandemi

Pandemi virus korona (Covid-19) menghantam semua sendi-sendi kehidupan masyarakat Konawe. Pemberlakuan social dan physical distancing membuat ruang gerak masyarakat dan roda ekonomi terbatas pula. Masyarakat Konawe yang bergerak di sektor informal pun terdampak pandemi.

Membantu masyarakat yang terdampak pandemi virus korona bukan semata-mata tugas dan tanggung jawab Pemkab Konawe dalam kendali Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa. Menyadari hal itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe, Titin Nurbaya Kery Konggoasa terpanggil. Dia menyingsingkan lengan baju dan blusukan menemui warga kurang mampu.

Titin Nurbaya Kery Konggoasa datang tidak dengan tangan hampa. Di genggamannya, ada beberapa bahan pokok. 264 paket bahan pokok gratis dibagikan kepada warga, khususnya yang berdomisili di Kecamatan Unaaha sebagai bentuk kepedulian seorang sosok kartini masa kini,

Ketua TP PKK Konawe, Titin Nurbaya Saranani mengatakan, bingkisan yang dibagikan ke warga tersebut sebagai bentuk empati pengurus PKK Konawe atas dampak sosial dan ekonomi yang dialami masyarakat. Merebaknya wabah Covid-19, katanya, membuat warga semakin kesulitan mencukupi kebutuhan hidup karena khawatir akan tertular virus Corona.

“Yang paling terdampak itu pekerja di sektor informal. Misalnya, pedangan asongan maupun pedagang kaki lima (PKL) lainnya. Sebagai langkah awal, kita distribusikan di 12 kelurahan yang ada di Kecamatan Unaaha,” ujar Titin Nurbaya Kery Konggoasa kepada Kendari Pos, kemarin.

Istri Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa itu menyebut, dalam setiap bingkisan yang disalurkan ke warga, setiap paketnya terdiri dari 5 kg beras, 1 kg gula pasir, 10 bungkus mie instan dan dua kaleng ikan sarden. Meskipun tak seberapa, sambungnya, dia berharap bantuan paket bahan pokok itu bisa membantu warga yang terdampak Covid-19. Titin juga menyebut, sehari sebelum penyaluran bantuan itu, dirinya sudah membagi-bagikan 700 masker gratis ke warga di wilayah Asinua.

“Walaupun kegiatan ini bersifat sosial, tetapi physical distancing tetap harus kita terapkan. Tetap jaga jarak dan selalu menggunakan masker. Semoga apa yang teman-teman PKK lakukan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Titin Nurbaya Saranani. (adi/b/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy