Tim Medis di Posko Harus Disiplin Gunakan APD – Kendari Pos
Kolaka Utara

Tim Medis di Posko Harus Disiplin Gunakan APD

Petugas medis saat mengedukasi pelintas dari balik tirai plastik di jalan Trans
Sulawesi yang ditahan di Posko pemeriksaan. Para tim kesehatan itu diminta tetap
disiplin menggunakan APD.

KENDARIPOS.CO.ID — Tim gugus tugas khususnya paramedis yang bertugas di lapangan, terlebih pada Posko penjagaan, diingatkan agar tetap menggunakan alat pelindung diri (APD) yang telah dibagikan. Mereka berkontak langsung dengan banyak orang dan sangat rawan terpapar virus corona jika lalai mengenakan APD dengan benar. Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kolaka Utara (Kolut), dr. Syarif Nur, mewanti-wanti para personelnya agar tidak lengah. “Sangat berisiko apabila ada terduga yang terpapar corona lantas berkontak langsung dengan tim tugas di lokasi. Tetap disiplin gunakan APD sebagai standar pelayanan. Waspada. Apalagi kita semua harus menghadapi arus mudik dari berbagai daerah,” katanya mengingatkan, Selasa (21/4).

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kolut itu juga meminta pada semua lapisan masyarakat agar waspada dengan orang-orang yang datang dari luar kabupaten. Bagi yang akan pulang kampung diharapkan tak mudik karena sangat berpotensi membawa virus yang memungkinkan terpapar di jalan. “Tolong karantina diri dan masyarakat atau Pemerintah Desa masing-masing tidak lengah dan mengontrol. Jangan berkeliaran jika diminta isolasi di rumah,” imbaunya.

Syarif menjelaskan, yang perlu sangat diwaspadai yakni penderita tanpa gejala. Itu lebih berpotensi menularkan ke banyak orang, apalagi dengan ketidaktahuan masyarakat. “Rapid test itu saat diperiksa tidak selalu hasilnya langsung positif. Ada yang beberapa hari kemudian baru terdeteksi. Harus diingat juga, hasil rapid test bukan diagnosa pasti. Karena banyak penyakit lain yang bisa terdeteksi memberikan hasil positif seperti DBD, flu burung termasuk flu babi,” paparnya.

Menurutnya, rapid test sebagai upaya pemeriksaan awal untuk ditindaklanjuti pada tahap uji polymerase chain reaction (PCR) memastikan apakah positif corona atau tidak. “Makanya mengapa kami minta isolasi. Karena jangan sampai berkeliaran ke mana-mana padahal hasil PCR positif,” pungkas Syarif Nur. (b/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy