Tim Gugus di Mubar Awasi Pergerakan Orang Masuk – Kendari Pos
Muna Barat

Tim Gugus di Mubar Awasi Pergerakan Orang Masuk

KENDARIPOS.CO.ID — Pemantauan dan pengawasan pergerakan orang yang masuk wilayah Muna Barat (Mubar), menjadi salah satu fokus kerja Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 saat ini. Untuk mengantisipasi warga yang masuk dari perantauan, Tim tersebut mendirikan Posko kewaspadaan Covid-19 dan menugaskan pemantau di setiap titik perbatasan.

LM Ishar Masiala

Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Mubar, LM Ishar Masiala, menjelaskan, mereka yang rentan membawa virus corona adalah pendatang dari luar yang masuk wilayah. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu melaporkan warga atau keluarga yang datang dari luar, khususnya dari zona terdampak Covid-19.

“Seluruh Camat dan Kades sudah ditegaskan agar melaporkan warga pendatang dari daerah terjangkit Covid-19, karena benteng pertahanan kita itu adalah di desa. Disetiap desa sudah ada Posko, tujuannya itu memantau warga yang pulang dari perantauan,” ulangnya, menegaskan, akhir pekan lalu. Untuk menjaga pertahanan dari masuknya Covid-19 di Mubar, menurut LM Ishar Masiala, butuh kerja sama dari semua pihak.

“Di sana ada Posko juga petugas khusus dari tim kesehatan (Puskesmas) dibantu dengan Muspika. Kita optimis tidak ada warga yang tak terdata di sana. Semua terpantau,” jelasnya. Menurut LM Ishar Masiala, sebelumnya Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Mubar sudah memberikan penegasan pada Pemerintah Kecamatan dan Desa agar melaporkan setiap warga yang masuk di wilayah masing-masing.

“Jadi warga yang datang dari luar agar dilaporkan dan diisolasi. Jika tidak mau diisolasi maka kita akan ambil tindakan tegas,” ungkapnya. Ia merinci, untuk orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 270 orang dari 1.187 yang terdata. “Sementara status ODP sebanyak 7 orang dari 52 orang. Dan pasien dalam pemantauan (PDP) saat ini tidak ada. Rata-rata dari luar daerah dan kebanyakan mahasiswa. Jadi alhamdulillah untuk Mubar mengalami penurunan,” jelasnya lagi. (c/yaf)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy