Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Sultra Masih Terjaga – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Sultra Masih Terjaga

Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sultra menggelar Coffe Morning, beberapa waktu lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kredit seret (macet) atau non performing loan (NPL) perbankan di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Februari 2020 mengalami kenaikan. Dari Januari ke Februari, NPL Bank Perkreditan Rakyat (BPR) meningkat dari 15,57 persen menjadi 16,14 persen, Bank Umum (BU) meningkat dari 2,51 persen menjadi 2,57 persen, sedangkan NPL Bank Umum Syariah (BUS) tercatat 3,84 persen.

Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Sultra, Maulana Yusup mengatakan, kondisi BU dan BUS dinilai masih baik karena tidak melebihi treshold (ambang batas) NPL. “Treshold NPL adalah 5 persen sehingga dapat dikatakan bahwa kondisi perbankan umum dan perbankan umum syariah masih dalam kategori baik jika dilihat dari rasio kredit macetnya. Untuk BPR memang perlu perhatian lebih,” ujar Maulana, kemarin.

Lanjut dia, pandemi Covid-19 saat ini mendorong bank lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit sehingga menyebabkan ekspansi penyaluran kredit belum optimal. “Dampak Covid-19 sudah mulai ada, namun belum banyak. Yang terdampak bisa direstrukturisasi sehingga kualitasnya berubah lancar dan tidak berpengaruh ke NPL,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala OJK Sulawesi Tenggara (Sultra), Mohammad Fredly Nasution mengatakan, stabilitas sektor jasa keuangan sampai Maret 2020 masih dalam kondisi terjaga. Hal tersebut dapat dilihat dari intermediasi sektor jasa keuangan yang masih membukukan kinerja positif dan profil risiko industri jasa keuangan tetap terkendali meski perekonomian tertekan akibat merebaknya virus korona (Covid-19) di banyak negara.

OJK sejak Februari lalu juga telah mengeluarkan berbagai kebijakan stimulus perekonomian di sektor perbankan, pasar modal dan industri keuangan non bank yang diharapkan menjadi countercyclical (penyangga) dampak penyebaran Covid-19 sehingga bisa mendorong optimalisasi kinerja industri jasa keuangan khususnya fungsi intermediasi, menjaga stabilitas sistem keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Kondisi perekonomian global diperkirakan akan terkontraksi cukup dalam pada semester 1-2020 dan mulai kembali pulih pada semester 2-2020 seiring dengan wabah virus korona yang terus meningkat, khususnya di luar Tiongkok,” ujar Fredly, kemarin.

Meski demikian, lanjut dia, pulihnya perekonomian global akan sangat bergantung pada berakhirnya wabah Covid-19 di tataran global. Perekonomian Amerika Serikat (AS) dan Eropa diprediksi akan terkontraksi pada kuartal 2-2020 mengingat penyebaran virus korona di AS dan Eropa baru akan mencapai puncaknya pada April dan Mei. Adapun perekonomian Tiongkok diprediksi telah membaik pada kuartal 2-2020 sejalan dengan mulai melambatnya penyebaran virus korona di Tiongkok.

Fredly menjelaskan, besarnya sentimen negatif penyebaran Covid-19 baik secara global maupun nasional, turut mempengaruhi kinerja sektor jasa keuangan domestik, khususnya di pasar keuangan, baik pasar saham maupun Surat Berharga Negara (SBN). Sejak awal Maret 2020 sampai dengan 24 Maret 2020, investor nonresiden tercatat keluar dari pasar saham dan SBN masing-masing sebesar Rp 6,11 triliun dan Rp 98,28 triliun. Dengan kondisi tersebut, pasar saham melemah signifikan sebesar 27,79 persen mtd atau 37,49 persen ytd menjadi 3.937,6, diikuti dengan pelemahan di pasar SBN dengan yield yang rata-rata naik sebesar 118,8 bps mtd atau 95 bps ytd.

Sementara itu, kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan Februari 2020 bergerak sejalan dengan perkembangan yang terjadi pada perekonomian domestik. Kredit perbankan mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,93 persen yoy, ditopang oleh kredit investasi yang tetap tumbuh di level 10,29 persen yoy. Piutang perusahaan pembiayaan meningkat 2,82 persen yoy. (b/uli)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy