Sekab Muna Sindir Kepala OPD yang Gunakan Budaya “Asal Bapak Senang” – Kendari Pos
Muna

Sekab Muna Sindir Kepala OPD yang Gunakan Budaya “Asal Bapak Senang”

Muhammad Djudul

KENDARIPOS.CO.ID — Budaya asal bapak senang (ABS), ternyata masih menjadi budaya bagi sebagian kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Muna. Sejumlah bawahan Bupati Muna LM. Rusman Emba ditengarai bekerja setengah hati jika tidak dipantau langsung oleh atasan. Selain malas berkoordinasi, para kepala instansi tersebut juga tak memiliki kinerja mentereng.

Penjabat Sekretaris Kabupaten (Sekab) Muna, Muhammad Djudul, menyindir sikap sejumlah kepala OPD tersebut saat menggelar rapat evaluasi penanganan Covid-19. Ia buka-bukaan kepada Bupati Muna, LM. Rusman Emba dan Wakil Bupati, Malik Ditu jika perilaku buruk sebagian anggotanya itu masih sering ditemukan. Salah satu paling disoroti adalah koordinasi antar instansi yang tidak berjalan efektif terutama di masa krisis seperti saat ini.

“Ada kepala dinas bahkan nomornya kontaknya tidak aktif saat dihubungi. Dipanggil rapat juga tak hadir. Padahal kita butuh laporan teknis yang update dalam kondisi pandemi ini. Ini kan berarti orang yang tidak mau kerja,” sorotnya, Senin (6/4). Selain sulit berkomunikasi, Staf Ahli Gubernur Sultra, Ali Mazi itu juga mengungkit kinerja OPD yang terbilang santai. Bahkan tidak jarang, persoalan teknis harus diselesaikan langsung oleh pimpinan. Hal itu mengherankan karena seluruh OPD sudah memiliki perangkat yang lengkap untuk bekerja. Seharusnya, pimpinan hanya perlu memberi arahan strategis atau memutuskan masalah penting dan urgen.

“Masalah teknis jangan ditangani Bupati. OPD ini kan punya anggaran dan staf, kenapa tidak diberdayakan itu. Supaya pimpinan cukup mengurus hal yang sifatnya strategis,” sambungnya. Mantan Sekot Baubau itu menguraikan sorotan tersebut diutarakan karena koordinasi satuan tugas pencegahan Covid-19 belum efektif. Sebagai pimpinan Satgas, ia mengaku kesulitan mendapatkan laporan terkini perkembangan penanganan virus. Ia pun meminta anggota Satgas yang terdiri dari kepala OPD untuk lebih intens menyampaikan tindakan dan laporan. “Jangan hanya di depan bupati kita baik, tetapi dibelakangnya malas-malasan. Ini tidak boleh dibiarkan bupati bekerja sendirian,” terangnya dalam rapat yang digelar di Galampano.

Bupati Muna, LM. Rusman Emba meminta pejabat OPD tidak memandang remeh masalah virus. Ia tak ingin kelalaian pemerintah dapat mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Secara prinsip, rapat tersebut memastikan kondisi daerah masih steril dari kasus positif corona. Selain itu, bupati juga memastikan ketersediaan pangan tetap memadai hingga lebaran nanti. “Kita harus bekerja keras untuk mencegah masalah serius ini. Saya minta OPD dan camat serta kepala desa lebih intens memantau wilayahnya,” imbuhnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy