Samahuddin Adang Covid-19 Hingga Perbatasan – Kendari Pos
Buton Tengah

Samahuddin Adang Covid-19 Hingga Perbatasan

Bupati Buteng, H Samahuddin (tujuh dari kiri) bersama anggota DPRD dan pihak keamanan memantau arus transportasi yang melewati Posko Gugus Tugas Covid-19 di wilayah perbatasan Muna-Buteng, Selasa (28/4) malam.

KENDARIPOS.CO.ID — Tak kenal lelah. Tak kenal waktu. Karakter itu melekat erat dalam diri seorang Samahuddin, Bupati Buton Tengah kala bekerja. Gelap dan dinginnya udara malam hari diterobosnya. Dia blusukan ke posko-posko pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19) di beberapa titik.

Samahuddin juga mengecek kesiapan personelnya di wilayah perbatasan, Buteng dan Muna.
Meski berada di tengah-tebgah daerah zona merah, Pemda Buteng belum melakukan pembatasan arus transportasi yang masuk di daerah yang bertajuk negeri seribu gua itu.
“Saat ini juga kita belum bisa membatasi arus transportasi yang masuk di daerah Buteng. Akan tetapi kita sudah lakukan pemetaan jalan dan pengawasan kita perketat. Bahkan jalan alternatif (jalan tikus,red) sudah kita tutup semua,” ujar Samahuddin saat meninjau posko Satgas di Desa Lakapera, Buteng, Selasa (28/4).

Dalam kunjungan tersebut, Samahuddin memantau arus transportasi yang masuk dan keluar dari daerah Buteng. “Lalu lintas kendaraan yang masuk dan keluar Buteng lumayan banyak juga. Namun, siapapun yang melintas tak luput dari pemeriksaan yang dilakukan oleh para petugas kesehatan,” ucap Samahuddin.

Tak lupa, Samahuddin memberi motivasi kepada para petugas medis dan aparat keamaanan yang masih bekerja meski di malam hari. Dia mengingatkan personel yang berjaga di perbatasan tetap menjaga stamina dan kesehatan. “Atas nama pribadi (Samahuddin) saya ucapkan apresiasi kepada tim gugus, maupun pihak keamanan yang sudah bekerja dengan baik. Semoga kalian semua dapat selalu dilindungi oleh Allah SWT,” ungkap Samahuddin.

Pesonel Posko Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Civid-19 Kabupaten Buteng melaksanakan penjagaan selama 24 jam, mengingat Buteng berada di tengah-tengah daerah zona merah. Yakni, Kota Bau-Bau dan Muna. “Penjagaan perbatasan dilakukan secara sistem shif para peesonel. Agar personel lain bisa beristirahat dan menjaga staminanya selama stand by di posko,” ucap Muhammad Yusuf, Kepala BPBD Buteng.

Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini harus didukung masyarakat. Karena pencegahan itu bukan hanya tugas tim medis dan aparat keamanan semata. “Mari bersama-sama menjaga daerah kita ini dari paparan Covid-19,” tegas Yusuf. (rud/b).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy