Rusun ASN di Baubau Jadi Karantina ODP – Kendari Pos
Bau-bau

Rusun ASN di Baubau Jadi Karantina ODP

Rusunawa ASN Kota Baubau yang berisi 48 kamar dipersiapkan sebagai ruang isolasi ODP yang terjangkit virus corona


KENDARIPOS.CO.ID — Wabah virus corona terus menyasar masyarakat. Jumlah kejadian terpapar virus mematikan itu terus bertambah. Penularannya masih saja terjadi. Meski begitu imbauan pemerintah agar masyarakat di rumah saja dan menghindari kerumunan belum sepenuhnya ditaati. Bahkan sejumlah masyarakat nekat melakukan perjalanan pulang kampung dari perantauan. Apalagi pada momen pembukaan puasa dan perayaan Idul Fitri nanti.

Sebagai kota sentra persinggahan sekaligus tempat berlabuhnya kapal-kapal penumpang dari berbagai daerah di kawasan Timur Indonesia, aktivitas turun naik penumpang di Pelabuhan Murhum Baubau terus terjadi. Hal ini membuka ruang masuknya virus corona di kota pemilik benteng terluas di dunia yang ditularkan melalui orang masuk. Untuk itu, Pemkot Baubau telah melakukan sejumlah persiapan sebagai langkah antisipasi. Mulai dari pemeriksaan kesehatan pada setiap penumpang mudik, hingga persiapan gedung karantina bagi masyarakat yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

“Kita menyiapkan rumah susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN). Kalau keadaan emergensi, sudah menyebar begitu banyak (terpapar virus corona). Kita punya rusun ASN untuk dijadikan tempat karantina,” kata Wali Kota Baubau, AS Tamrin Selasa (14/4). Melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, kegiatan penyemprotan disinfektan pada sejumlah rumah ODP juga terus dilakukan. Begitu pula pengawasan pada tiap masyarakat yang dicurigai dan baru tiba dari perantauan. Pendataan alamat dan riwayat perjalanan dilakukan untuk mempermudah proses antisipasi dan penanganan jika terjadi hal tak diinginkan.

“Masyarakat yang baru datang atau tiba dari perantauan tetap kita curigai dan waspada. Jangan menganggap enteng, harus masuk dalam daftar ODP dan dilakukan pengecekan serta diperiksa medis secara detail. Kemudian riwarat perjalananya harus jelas, jangan sampai dari daerah zona merah (rawan penularan Covid-19). Kalau demikian maka pengawasan harus lebih intens,” papar Wali Kota Baubau dua periode itu.

Ketua DPD PAN Baubau tersebut menambahkan, pemerintah akan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk melawan dan mengatisipasi masuknya virus corona. Namun hal itu juga butuh peran serta dan dukungan masyarakat untuk tetap berada di rumah. “Jaga jarak dan tidak kumpul-kumpul. Selalu gunakan masker dan rajin cuci tangan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kota Baubau, Yulia Widiarti, mengungkapkan, pengerjaan Rusun ASN telah rampung dikerjakan. Cukup memadai untuk dimanfaatkan, karena dibangun lengkap dengan mobilernya dan tipe 3X6. “Jumlah kamarnya ada 48 ruangan,” singkatnya. (b/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy