Realokasi Dana Desa Rp 22,4 Triliun – Kendari Pos
Nasional

Realokasi Dana Desa Rp 22,4 Triliun


KENDARIPOS.CO.ID — Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan pihaknya telah menerbitkan Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 6 Tahun 2020 sebagai revisi Permendes 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.

Permendes tersebut mengatur terkait besaran realokasi dan desa yang dialihkan untuk pembangunan fasilitas kesehatan hingga bantuan langsung tunai (BLT) untuk masyarakat desa.

“Hari ini telah diterbitkan Permendes Nomor 6 Tahun 2020 sebagai bentuk revisi Permedes 11Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa yang di dalam isinya, dana desa itu bisa digunakan untuk BLT,” ungkapnya, kemarin.

Terdapat beberapa kelompok yang berhak mendapatkan BLT, pertama adalah kelompok miskin, kelompok yang kehilangan pendapatan akibat Covid-19, yang belum mendapatkan program keluarga harapan (PKH), belum mendapatkan bantuan pangan non tunai (BPNT) serta belum mendapatkan Kartu Prakerja.

“Jadi BLT Dana Desa ini, jangan sampai ada warga masyarakat yang terdampak Covid-19 secara ekonomi, tapi tidak tersentuh oleh kebijakan pemerintah, baik di pusat maupun di daerah,” jelas dia.

Maka dari itu, aparat desa harus betul-betul teliti dan adil terkait siapa saja yang berhak menerima bantuan tersebut, di mana pendataannya fokus dilakukan ditingkat RT dan RW. Adapun, yang mendata adalah Relawan Desa Lawan Covid-19.

Untuk besaran dana yang akan diterima untuk setiap keluarga setiap bulannya selama tiga bulan ke depan adalah Rp 600 ribu atau total Rp 1,8 juta. Untuk rinciannya, dana desa yang di bawah Rp 800 juta maksimal akan mengalokasilan 20 persen untuk BLT. Kemudian, desa penerima dana desa Rp 800 juta sampai Rp 1,2 miliar mengalokasikan 30 persen dana desa untuk BLT. Terakhir, yang menerima alokasi Rp 1,2 miliar ke atas mengalokasikan 35 persen dananya untuk BLT.

Dari total dana desa yang dianggarkan di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 72 triliun, sebanyak Rp 22,4 triliun akan digunakan untuk BLT. Ditargetkan, anggaran dan penerima manfaat BLT ini bisa menggapai 12,3 juta kepala keluarga.

“Dari simulasi yang kita buat itu, dari total dana desa senilai Rp 72 triliun, akan terpakai Rp 22,4 triliun untuk 12.287.646 KK miskin di Indonesia,” pungkas Agus.(jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy