Rapid Test Wagub Sultra Negatif – Kendari Pos
Metro Kendari

Rapid Test Wagub Sultra Negatif

Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Lukman Abunawas (kopiah) tengah melakukan rapid test di RSUD Bahteramas, Kamis (23/4)

KENDARIPOS.CO.ID — Tidak selamanya pasien positif corona mengalami gejala yang umum. Dari data Kemenkes, lebih dari 60 persen kasus corona terjangkit dari Orang Tanpa Gejala (OTG). Atas dasar itulah, Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Lukman Abunawas berinisiatif melakukan rapid test di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas, Kamis (23/4). Hasilnya, sampel darah Wagub dinyatakan negatif.

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaannya negatif. Walaupun negatif, kita tetap perlu terus menjaga diri. Sebab virus ini tidak ditahu ada di mana serta penyebaranya sangat cepat,” kata Wagub.

Rapid test sambungnya, merupakan screning awal untuk mengetahui apakah seseorang telah terinveksi virus atau tidak. Sebab saat ini banyak pasien positif corona tanpa gejala. Rapid test ini merupakan seruan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Agar pejabat di daerah melakukan test.”Perlu diketahui, berdasarkan laporan dari sejumlah Pemda di Indonesia, banyak pejabat yang positif dengan kategori OTG. Makanya, pemeriksaan awal itu perlu,”tegasnya.

Tidak hanya melakukan rapid test, kunjungannya ke RSUD Bahteramas sekaligus memantau kondisinya sebagai RS rujukan. Tidak hanya ketersediaan logistik dan Alat Pelindung Diri (APD), namun juga pelayanan. “Alhamdulillah semua bersinergi. Untuk saat ini, APD dan logistik terpenuhi. Sehingga pelayanan baik pasien umum, maupun pasien suspect covid terlayani dengan baik. Demikian halnya sinergi pemerintah dengan gugus tugas maupun rumah sakit rujukan,” kata Pengarah dan Penasehat Gugus Tugas Covid-19 Sultra. (c/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy