Proyeksi Penerimaan Pajak Turun 50 Persen – Kendari Pos
Metro Kendari

Proyeksi Penerimaan Pajak Turun 50 Persen

KENDARIPOS.CO.ID — Wabah virus corona mengubah peta perekonomian daerah termasuk Kota Kendari. Salah satu dampaknya penerimaan daerah terutama yang berasal dari sektor pajak dipastikan meleset. Hingga kini, penerimaan daerah baru mencapai Rp 31 miliar atau 13,89 persen dari target tahun 2020. “Ya, kondisi saat ini sangat berdampak pada penerimaan pajak,” ujar Sulkarnain, Wali Kota Kendari, kemarin.

Dari hasil kalkulasi, target penerimaan daerah melalui sektor pajak tahun 2020 sulit terealisasi. Apalagi kondisi ketidakpastian seperti ini kapan akan berakhir. Makanya, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) telah merubah proyeksi penerimaan daerah dari Rp 223 miliar menjadi Rp 110 miliar. “Penerimaan pajak memang berkurang dikarenakan ada beberapa pengusaha yang menutup sementara usahanya,” ungkapnya.

Minimnya penerimaan pajak hingga April ini kata Sulkarnain dikarenakan adanya kebijakan penundaan pembayaran pajak pada beberapa sektor. Upaya ini tak lain untuk meringankan pelaku usaha. “Kami berikan keringanan untuk bisa melakukan penundaan pembayaran pajak sampai kemudian mereka nanti ada kelonggaran dan sudah bisa menyelesaikan kewajibannya. Penundaan ini juga disertai dengan kebebasan denda,” jelasnya.

Penundaan pajak kata dia, dimulai bulan April-Mei. “Jadi ini bukan pembebasan yah, tapi penundaan. Mungkin jika ada kelonggaran di bulan berikutnya pengusaha bisa membayarkannya. Perlu diketahui pajak dan kontribusi adalah kewajiban pengusaha terhadap negara,” kata Sulkarnain.

Terpisah Kepala BPPRD Kota Kendari, Sri Yusnita mengungkapkan target penerimaan daerah dari sektor pajak tahun ini sebesar Rp 223 miliar. Dari jumlah itu, penerimaan yang bisa terpenuhi tahun ini hanya sekitar 50 persen atau dikisaran Rp 110 miliar. “Posisinya saat ini (penerimaan pajak) baru Rp 31 miliar atau sekitar 13,89 persen,” kata Sri Yusnita

Meski begitu, pihaknya optimis bisa lebih memaksimalkan penerimaan pajak daerah, utamanya yang berasal dari sektor pajak yang menjadi andalan daerah selama ini (Pajak hotel, hiburan, restoran dan parkir).

“Meski pembayarannya (pajak) ditunda saat ini karena pandemi covid-19, akan tetapi pengusaha wajib membayar kembali kewajibannya. Artinya pembayaran masa pajak Maret sampai dengan Mei 2020 ditunggu sampai Desember 2020,” tandasnya. (b/ags)

Penerimaan Pajak 2020

  1. Proyeksi Turun Rp 223 Miliar Menjadi Rp 110 Miliar
  2. Terealiasi Hingga April Rp 31 Miliar atau 13,89 Persen
  3. Pelaku Usaha Berkurang
  4. Penudaan Pembayaran Pajak
  5. Pembebasan Denda

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy