Potensi Malapraktik di Pilkada 2020 – Kendari Pos
Politik

Potensi Malapraktik di Pilkada 2020

Abhan SH

KENDARIPOS.CO.ID –Bawaslu menyebut adanya potensi malapraktik elektoral, akibat penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang disetujui DPR dan pemerintah dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Salah satunya soal daftar pemilih. Setidaknya ada dua tahapan pemilihan yang memerlukan kontak langsung dengan pemilih. Yaitu pemutakhiran data pemilih (mutarlih) dan verifikasi data dukungan calon perseorangan.

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, jika pemungutan suara dilaksankan pada 9 Desember, maka tahapan mutakhir dan verifikasi data calon perseorangan sudah dimulai Mei sampai Juni. Dengan ditundanya Pilkada, ia menduga kemungkinan abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan) oleh petahana. Abhan menyebutkan berdasarkan hitungan Bawaslu dari 270 daerah yang akan melaksanakan pillkada, setidaknya ada 224 daerah dengan calon petahana yang bakal kembali maju.

“Saat situasi pandemi Covid-19, banyak hal yang terjadi di lapangan dan sulit untuk membedakan kegiatan kemanusiaan murni atau kegiatan kampanye yang kebetulan berasal dari petahana. Sudah banyak laporan dari daerah. Misalnya membagikan sembako dan alat kesehatan, tetapi lambangnya tidak menggunakan lambang pemerintah daerah,” tambah Abhan.

Adanya potensi pembelian suara. Menurutnya, hal ini bisa makin marak terjadi, terlebih saat situasi musibah Covid-19 lantaran ekonomi terpuruk. “Kemungkinan potensi terjadinya pembelian suara atau politik uang akan banyak,” terang Abhan.

Abhan juga mempertanyakan kesiapan logistik jika pelaksanaan pemungutan suara digelar 9 Desember 2020. Karena logitik ini menyangkut pihak lain. Misalnya soal perusahaan pencetak, ketersediaan bahan, dan soal pendistribusian. (fin)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy