Potensi Bawang Merah di Konut Dikembangkan – Kendari Pos
Konawe Utara

Potensi Bawang Merah di Konut Dikembangkan

Hasil panen bawang merah milik petani di Desa Wacumelewe, Kecamatan Landawe. Budi daya tanaman terus sedang dikembangkan, termasuk pada beberapa desa lainnya


KENDARIPOS.CO.ID — Potensi pertanian dan perkebunan di Konawe Utara (Konut) tidak hanya mengandalkan kelapa sawit, cengkih, kelapa dan padi. Ternyata, bawang merah juga cukup potensial untuk dibudidayakan di Bumi Oheo tersebut. Ketua Kelompok Tani Maspul Desa Wacumelewe, Kecamatan Landawe, Nusul, mengakui,m pengembangan bawang merah di Konut cukup menjanjikan.

Lahan miliknya saja, seluas seperempat hektare mampu menghasilkan saat panen hingga 5 ton. “Tiga bulan sekali kita lakukan panen bawang merah. Untuk musim tanam ini, mulai dilakukan selesai lebaran nanti,” ujarnya, kemarin. Ia bersama dengan masyarakat lainnya merencanakan untuk memperluas lokasi penanaman bawang merah. Ia memproyeksi sekitar 10 hektare, dengan lokasi di Desa Kuratao, Kecamatan Landawe.

“Yang kami harapkan dari Pemkab adalah distribusi pupuk bagi petani. Supaya petani bawang dapat memproduksi bawang merah diatas rata-rata,”ujarnya. Untuk kebutuhan bawang merah di Konut dapat diatasi tanpa harus menyuplai bawang dari Kendari maupun Kolaka Timur. Sementara itu Kabid Hortikultura Dinas Perkebunan dan Horti, Imran Moita menuturkan pengembangan bawang merah di Konut mulai dilakukan sejak tahun 2019 lalu.

Diantaranya di Desa Tetewatu Kecamatan Wiwirano, Desa Wacumelewe Kecamatan Landawe, Kelurahan Lembo, Desa Laramo, Kecamatan Lembo. Serta Desa Tokowuta, Kecamatan Lasolo. “Ada beberapa varietas bawang merah yang dikembangkan oleh petani. Diantaranya varietas lokananta dari benih biji, varietas Nganjuk dari benih umbi,” urainya.
Saat ini, petani terkendala pada luasan lahan yang digarap. Kedepannya, untuk perluasan lahan bawang merah bakal diprogramkan.

“Produktivitas 16 ton perhektare,” proyeksi Imran Moita. Alumnus Fakultas Pertanian UHO itu mengaku, Disbungorti Konut telah mengalokasikan anggaran tahun ini untuk pengembangan bawang merah. Hanya saja, kondisi daerah dalam upaya pencegahan Covid-19, membuat anggaran yang sebelumnya telah terplot terpaksa dialihkan. “Tahun depan kita upayakan untuk memberikan sentuhan pada petani bawang. Supaya produktivitasnya semakin meningkat,” pungkasnya. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy