Perusahaan Tambang Diminta Berpartisipasi Cegah Penyebaran Korona – Kendari Pos
Metro Kendari

Perusahaan Tambang Diminta Berpartisipasi Cegah Penyebaran Korona


KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah mengeluarkan surat pada seluruh perusahaan tambang yang memegang izin usaha pertambangan (IUP) agar berpartisipasi dalam meminimalisir penyebaran virus corona. Di Kabupaten Kolaka, terdapat tujuh perusahaan tambang yang disurati Pemprov Sultra untuk memperlihatkan kontribusinya dalam situasi saat ini. Perusahaan itu adalah PD Aneka Usaha, PT Ceria Nugraha Indotama, PT Pernick Sultra, PT Putra Mekongga Sejahtera, PT Tambang Rejeki Kolaka, PT Toshida Indonesia, serta PT Waja Inti Lestari. Pihak manajemen perusahaan diminta membantu dalam menyediakan masker, hand sanitizer, kaos tangan, serta alat pelindung diri (APD) lainnya. Wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin, mengatakan, dengan kondisi saat ini, maka tujuh perusahaan tambang tersebut harusnya sudah turun tangan membantu pemerintah. Apalagi dibutuhkan kerja sama semua pihak.

“Kalau menurut saya, tanpa imbauan dari Pemprov, ketujuh perusahaan tambang tersebut sudah harus turun tangan. Ini sebagai bentuk bela kemanusiaan dalam menghadapi musibah,” tuturnya, Kamis (2/4). Jayadin mendesak, tujuh perusahaan tambang tersebut harus ambil peran. Apalagi kata Kolaka-2 itu, selama ini ketujuh perusahaan tersebut sudah banyak mengambil keuntungan dari Bumi Mekongga. Sehingga sudah seharusnya berempati. Minimal untuk masyarakat yang ada di sekitar wilayah operasional mereka.

“Saya tidak mengamati secara langsung. Tapi saya belum dengar ada perusahaan yang melaksanakan imbauan Pemprov tersebut. Tapi tidak tahu juga kalau mereka diam-diam melaksanakannya,” imbuhnya. (b/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy