Peringatan Hari Buku Sedunia, Momentum Tingkatkan Minat Baca dan Berkarya – Kendari Pos
Nasional

Peringatan Hari Buku Sedunia, Momentum Tingkatkan Minat Baca dan Berkarya


KENDARIPOS.CO.ID — Hari buku sedunia diperingati 23 April setiap tahunnya. Peringatannya kerap dikaitkan dengan minat baca. Kepala Dikmudora Kota Kendari, Sartini Sarita menganggap penting peringatan hari buku, mengingat buku merupakan alat belajar yang bisa mencerdaskan dan menambah wawasan masyarakat.

“Harus disadari bahwa kemunculan sebuah buku itu melalui proses yang tidak mudah. Buku-buku berkualitas tidak hadir secara instan. Dari mulai proses kreatif, perenungan, percetakan, pendistribusian hingga dapat hadir dalam bentuk buku yang layak baca, semua itu melalui proses yang rumit dan waktu yang tidak sebentar,” ujarnya kepada Kendari Pos, kemarin.

Saking erat kaitannya buku dan membaca, lanjut Sartini, Pemerintah melalui Menteri Pendidikan menerbitkan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang gerakan literasi di sekolah yang mewajibkan seluruh siswa membaca buku sekira 10-15 menit sebelum belajar.
“Kegiatan membaca ini bertujuan untuk membangun karakter membaca menjadi kebiasaan. Lalu, lahir kebiasaan jujur dan kebiasaan baik lainnya. Dengan kebiasaan itu, maka otomatis akan menjadi budaya tak ingin melewatinya tanpa makna,” kata Sartini.

Guna mempercepat gerakan (literasi sekolah) tersebut, pihaknya pun terus berupaya membenahi tempat membaca buku, utamanya perpustakaan sekolah sebagai gudang ilmu, sumber pengetahuan dan sumber belajar bagi anak-anak agar masa depannya menjadi pribadi yang baik dan mempunyai wawasan yang luas.

“Upaya ini tentu bagian dari upaya kami untuk memberantas buta aksara. Olehnya itu, sejak disekolah anak-anak sudah dibiasakan untuk membaca. Dengan menguasai aksara, itu bisa jadi langkah penting untuk mewujudkan seluruh masyarakat Kota Kendari menjadi manusia pembelajar,” jelasnya.

Sartini menambahkan, penerapan gerakan literasi sekolah sudah diterapkan kepada seluruh siswa di Kota Kendari yang berjumlah sekira 50.845 siswa, terdiri dari siswa SD sebanyak 35.350 orang dan siswa SMP 15.495 orang. “Kita tidak bisa pungkiri media pembelajaran itu sudah banyak, ada yang berbasis aplikasi, e-learning, web internet dan masih banyak lagi. Akan tetapi anak seusia mereka tentu ada pembatasan dan pengawaasan untuk mengakses layanan internet itu. Oleh karenanya gerakan membaca buku 10 – 15 menit sebelum belajar itu baik. Nah di tengah pandemi Covid-19 ini saya imbau orang tua untuk tetap mendampingi anaknya belajar atau membaca buku selama masa belajar di rumah,” jelas Sartini.

Peringatan hari buku tidak saja menjadi momen meningkatkan minat baca. Lebih dari itu dapat menjadi peluang melahirkan karya. Berkarya dengan tulisan pembacanya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio mengatakan, momen hari buku di tengah pandemi Covid-19 harus dimanfaatkan warga Sultra untuk membuat karya. Agar perayaan ini jangan hanya sebagai simbol. Di dunia akademik minimal perlu membuat tulisan pada momen saat ini.

“Apakah tulisan itu terkait momen terbaik dia ketika bekerja di pemerintahan atau menulis momen terbaik yang sudah dilakukan agar orang lain bisa mengetahui dan bisa menjadikan itu pelajaran atau inspiras,”ungkap Asrun Lio.

Baru-baru ini, kata akademisi Universitas Halu Oleo itu, ada perkumpulan guru penggerak di Sultra yang membuat buku setelah menggelar pelatihan penulisan buku nonfiksi. “Jadi ini satu buku yang dibuat oleh 54 guru yang tersebar di Sultra. Tentu ini sangat membanggakan. Apalagi tulisan dari para guru itu menjadi salah satu persembahan dalam memperingati hari buku sedunia ini,”terang Asrun Lio. (ags/rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy