Percayalah, “Badai” Pasti Berlalu, Oleh: H. Ali Mazi, S.H – Kendari Pos
Kolom

Percayalah, “Badai” Pasti Berlalu, Oleh: H. Ali Mazi, S.H

H. Ali Mazi, S.H, Gubernur Sulawesi Tenggara

KENDARIOPOS.CO.ID — Ini hari-hari yang berat. Wabah virus korona mempengaruhi segala sendi kehidupan kita. Sebagian aktivitas kita terdampak: Politik, ekonomi, pendidikan, dan sebagainya. Tapi kita tidak boleh kalah. Tak boleh menyerah. Dengan ikhtiar dan doa kita bersama, saya dan kita semua yakin “badai” (wabah) ini pasti berlalu. Pasti akan ada akhirnya.

Ini sesuai dengan janji Tuhan: Bahwa setiap ada kesulitan, pasti ada kemudahan. Bahwa setiap masalah, selalu ada jalan keluarnya. Hanya soal waktu saja. Tapi sekadar percaya saja tidak cukup. Sama halnya keyakinan kepada Tuhan, tak cukup hanya sekadar meyakini dalam hati dan di lisan saja. Namun harus disertai pembuktian dalam bentuk perbuatan. Begitu juga sikap kita menghadapi wabah Covid-19 ini. Sebagai manusia, perlu ada langkah-langkah logis yang dilakukan. Kita menyebutnya ikhtiar.

Pemerintah sudah melakukan tugasnya. Pemerintah daerah (pemda) juga begitu. Pemerintah merealokasi anggaran untuk kebutuhan alat pelindung diri (APD) para perawat, penyiapan alat kesehatan: rapid test, hingga kebutuhan masyarakat yang terdampak secara langsung maupun tidak langsung terkait Covid-19.

Sekali lagi: Saya percaya, badai wabah ini pasti berlalu. Dengan segala daya upaya yang dilakukan pemerintah, kita bisa melewati ujian wabah mematikan ini. Tak mudah memang, tapi bukan berarti tidak bisa. Optimisme harus terus kita munculkan. Kekuatan sesungguhnya dari memenangkan pertarungan melawan Covid-19 adalah mindset kita masing-masing. Dengan didukung ikhtiar sebagaimana yang dianjurkan pemerintah dan tokoh agama.

Selain upaya yang sudah dilakukan, dalam waktu dekat, saya melihat perlu ada laboratorium Korona di Sultra. Ini penting supaya cepat mengetahui, jika ada warga terpapar Covid-19. Selama ini, kita harus melakukan swab, kemudian dikirim ke Jakarta untuk dilakukan cek laboratorium. Dari hasil lab itu baru bisa kita memastikan, apakah positif atau tidak. Itupun butuh waktu lama. Seiring semakin bertambahnya jumlah pasien korona, otomatis semakin lama waktu dibutuhkan.

Dari itu, jalan pintas memastikan keselamatan masyarakat dan mengetahui penyebaran Covid 19 di Sultra dengan membangun laboratorium sendiri. Saya bicarakan hal ini dengan Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh. Semoga kami sepakat. Sebab, itu menyangkut kepentingan banyak orang. Demi rakyat Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Bersama Melawan Covid 19”. Itu tagline kita saat ini. Itu juga menjadi semangat kita bersama dalam memerangi Covid 19. Tentunya bersama seluruh daerah di Sultra. Gotong royong, saling membantu menjadi kekuatan Sultra untuk melawan Covid 19. Semangat ini bukan hanya untuk lawan korona, tapi juga menjaga sektor lain tetap “hidup”. Perekonomian kita tidak boleh lumpuh. Pembangunan infrastruktur juga tidak boleh mandek. Semua ini bisa berjalan maksimal, kalau semua elemen bersinergi.

Pemerintah sudah berusaha maksimal. Sekarang tugas masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan diri. Ikuti anjuran pemerintah. Kalau diminta tinggal di rumah (stay at home), jaga jarak (physical distancing), rajin cuci tangan dan kebersihan diri, jangan berkerumun, dan sebagainya, maka ikuti. Karena itu untuk kebaikan dirimu, keluargamu dan masyarakat. Bantu kerja keras pemerintah dengan menaati anjurannya. Saya yakin, kalau kita semua menjalankan protokol kesehatan ini dengan baik, maka harapan wabah ini cepat berlalu, akan menjadi kenyataan. AAmiinn. (*/yog/ing)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy