Penataan Kawasan Bungkutoko-Kali Mandonga Segera Tuntas – Kendari Pos
Metro Kendari

Penataan Kawasan Bungkutoko-Kali Mandonga Segera Tuntas


KENDARIPOS.CO.ID — Meski ditengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tetap melaksanakan program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh). Ada dua fokus penataan kawasan kumuh saat ini. Yakni kawasan penataan Kawasan Bungkutoko (Water Front City) dan penataan Kali Mandonga.

Untuk mempercantik wajah Kota, Pemkot Kendari akan membenahi sejumlah kawasan salah satunya areal Jembatan Bungkutoko Kendari. Foto: Agus Setiawan/Kendari Pos

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Kendari, Muhammad Saiful mengatakan dua kawasan tersebut berpotensi menjadi tempat wisata baru bagi warga metro.

“Kawasan Bungkutoko menyajikan pemandangan Teluk Kendari dan Jembatan Bungkutoko yang indah. Sedangkan Kali Mandonga sangat potensial untuk ditata seindah mungkin. Bisa dipoles jadi sungai warna warni. Saya yakin Kali Mandonga jadi project percontohan kami untuk menata kawasan kumuh lainnya,” tuturnya.

Untuk penataan kawasan Bungkutoko kata Syaiful, Pemkot Bekerjasama dengan Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sultra yang nantinya akan membangun sebuah kawasan dengan konsep Water Front City. Jika tuntas, kawasan tersebut diyakini bisa mendatangkan pengunjung sehingga bisa menjadi sumber pendapatan warga setempat.

Pembangunan Water Front City lanjut Syaiful, menelan anggaran sekira Rp 40 miliar dan ditargetkan akan tuntas pada 18 Juni mendatang.

Sedangkan penataan kawasan kali Mandonga, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian PUPR melalui BWS Sulawesi IV Kendari untuk menjadikan kali Mandonga sebagai salah satu rempat objek wisata baru di Kendari.

“Pemerintah sudah menganggarkan Rp 7,5 miliar untuk penataannya. Tahap pertama tahun lalu, pihaknya melakukan upaya pembebasan lahan bantaran sungainya (kali Mandonga-bypass dan jalurnya). Insyah Allah dalam waktu dekat penataannya selesai,” kata Syaiful.

Selain menata dua kawasan kumuh tersebut, masih ada beberapa kawasan kumuh lain yang menjadi konsen Pemkot saat ini. Di mana berdasarkan SK Wali Kota Kendari, luas kawasan kumuh di tahun 2016 mencapai 497,27 hektar yang tersebar di 10 kecamatan se-Kota Kendari.

“Semua jadi prioritas. Adapun yang baru bisa dikurangi baru sekitar 156,92 hektar. Artinya masih ada sekitar 340,35 hektar yang harus diselesaikan hingga 2022 atau sesuai RPJMD 2017-2022,” jelasnya. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy