Pemkot Kendari Siapkan 400 Liter Desinfektan Setiap Hari – Kendari Pos
Metro Kendari

Pemkot Kendari Siapkan 400 Liter Desinfektan Setiap Hari

Petugas gabungan dari Dinas Kesehatan Kota Kendari, aparat Kepolisian, TNI dan personil perhubungan saat menyemprotkan cairan Disinfektan pada sejumlah kendaraan yang melintas di Perbatasan Baruga, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID — Untuk mencegah penyebaran virus corona, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menyiapkan 400 liter cairan disinfektan setiap harinya. Cairan disinfektan ini didistribusikan di enam titik perbatasan darat Kota Kendari. Setiap kendaraan yang melintas di gerbang Ranomeeto, Puuwatu, Labibia, Purirano, Tondonggeu dan Brimobda Sultra akan disemprot.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, drg Rahminingrum mengatakan tidak hanya menyaipkan cairan disinfektan, pihaknya juga menempatkan lima sampai enam orang tenaga kesehatan guna membantu pengecekan suhu tubuh bagi masyarakat yang akan masuk maupun keluar dari Kota Kendari.

“Setiap perbatasan ada pendampingan dari petugas kesehatan, baik dari puskesmas, dinkes dan mahasiswa. Termasuk di lima pelabuhan, seperti Pelabuhan Nusantara, Wawonii, Wanci, Bungkutoko dan Pelabuhan Rakyat,” ujarnya.

“Untuk enam pintu gerbang darat dibutuhkan cairan disinfektan 400 liter per hari. Sedangkan kalau pelabuhan antara 40 sampai 60 liter per hari. Ini informasinya dari BPBD selaku leading sektor penyemprotan disinfektan Kota Kendari,” kata Rahmkningrum menambahkan.

Selain penyediaan disinfektan, ia mengaku pihaknya menyiapkan alat pengukur suhu tubuh disemua titik. Total ada 19 unit Thermo Gun yang digunakan pada semua pintu gerbang dan pelabuhan. “Total 19 unit, setiap gerbang ada dua unit. Tapi digerbang ranomeeto dan Brimob ada tiga unit berhubung disana kan padat sekali,” ungkapnya.

Sebelumnya Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir mengelurkan instruksi dan himbauan untuk mempekat pengawasan daerah perbatasan per 1 April lalu. Tercatat ada lima point penting, pertama yakni meningkatkan pengawasan di wilayah perbatasan Kota Kendari, khususnya terkait lalu lintas orang, baik yang akan masuk maupun keluar dari Kota Kendari.

Point kedua yakni menghimbau kepada seluruh masyarakat baik yang akan menuju maupun meninggalkan Kota Kendari untuk dapat menunda rencana tersebut sampai wilayah Kota Kendari dinyatakan aman dari potensi penularan Covid-19.

Selanjutnya, point ketiga, adapun masyarakat yang karena alasan darurat dan mendesak serta tidak dapat menunda perjalanan agar bersedia melalui prosedur pemeriksaan fisik dan wajib memberikan data lengkap dan benar sesuai form yang disediakan.

Point keempat, untuk pasien yang melintas membawa pasien gawat darurat, mengangkut kebutuhan pokok masyarakat dan keperluas kedinasan yang dibuktikan dengan surat tugas dan keterangan lainnya akan melalui prosedur khusus dan mendapat prioritas. Point terakhir, instruksi ini mulai berlaku pada 1 April 2020 pukul 09.00 Wita dan akan dievaluasi pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi wilayah Kota Kendari. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy