Pemkab Konsel Tetapkan Nominal Zakat, Segini Besarannya – Kendari Pos
Konawe Selatan

Pemkab Konsel Tetapkan Nominal Zakat, Segini Besarannya

Besaran zakat pada tahun 2020 ini telah ditetapkan Pemkab Konsel bersama Forkompinda setelah mempertimbangkan dampak perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Foto: Kamaluddin/Kendari Pos


KENDARIPOS.CO.ID — Jelang bulan suci Ramadan 1441 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) sudah menetapkan jumlah zakat fitrah yang harus dikeluarkan masyarakat. Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga, mengungkapkan, besaran zakat yang harus dikeluarkan pada 2020 ini lebih kecil dibanding tahun sebelumnya. Penetapan yang juga diikuti Forkompinda itu dilakukan setelah mempertimbangkan dampak kondisi perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Telah diputuskan bersama setelah sebelumnya kami juga mendengar pendapat Organisasi Islam dan dampak dari pandemi wabah corona. Sehingga kita tetapkan pembayaran Zakat tertinggi Rp 30 ribu dan terendah sebesar Rp 15 ribu,” ujar Surunuddin Dangga, kemarin. Dijelaskannya, besaran zakat ditentukan dengan mengacu pada harga beras di pasaran dan sesuai ketentuan zakat dalam agama Islam, yang setiap orang wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5 kilogram atau 3,5 liter.

“Kita berharap, pembayaran zakat bisa diawal Ramadan, sesuai dengan imbauan Pemerintah Pusat melalui Kemenag. Ini dimaksudkan agar dapat membantu meringankan beban masyarakat penerima zakat,” harap Konsel-1 itu. Hal senada disampaikan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konsel, Sjarif Sajang. Menurutnya, tahun ini pembayaran zakat ditetapkan kategori perorang.

“Yakni golongan masyarakat yang mengkonsumsi jenis beras premium jika dirupiahkan sebesar Rp 30 ribu, beras medium Rp 25 ribu, beras Bulog/Rastra Rp 20 ribu, dan bagi masyarakat yang kesehariannya konsumsi nonberas seperti jagung, ubi atau sagu sebesar Rp 15 ribu,” rincinya. Sjarif Sajang menambahkan, menurunnya jumlah zakat itu sebagai bentuk keprihatinan pemerintah terhadap dampak ekonomi masyarakat yang ditimbulkan pandemi corona.

Jika ditahun sebelumnya, angka tertinggi zakat fitrah yang dikonversi dalam bentuk uang senilai Rp 35 ribu. “Karena sekarang ekonomi masyarakat lagi tidak stabil dan komoditas petani dan tangkapan nelayan banyak tidak terjual, sehingga ini juga menjadi bahan pertimbangan dalam keputusan rapat,” tambahnya dalam rapat yang juga turut dihadiri Wakil Bupati, H. Arsalim Arifin, Dandim 1417/Kendari, Kolonel (Inf) Alamsyah, Kepala Kemenag Konsel, H. Adnan Saufi dan perwakilan Organisasi Islam serta unsur Forkopimda lainnya. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy