Pemkab Konsel Inventarisasi Kebutuhan Warga – Kendari Pos
Konawe Selatan

Pemkab Konsel Inventarisasi Kebutuhan Warga

H. Sjarif Sajang


KENDARIPOS.CO.ID — Revisi sejumlah item pembiayaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) yang ada dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2020, dilakukan. Hal itu untuk pemenuhan kebutuhan sosial ekonomi warga ditengah sebaran wabah yang mengancam kehidupan manusia. Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konsel, H. Sjarif Sajang, menjelaskan, setelah mendengarkan pengarahan Mendagri yang diikuti bupati dalam video conference, ada beberapa hal yang disampaikan. “Realokasi anggaran dilakukan untuk peningkatan kapasitas kesehatan dan pemberian bantuan sosial ekonomi terhadap dunia usaha mikro dan warga miskin,” ungkapnya, akhir pekan lalu.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Konsel tersebut menjelaskan, atas pernyataan Mendagri yang mengarahkan segera menyisir APBD yang diperkuat dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 6 tahun 2020 dan Permendagri nomor 20 tahun 2020 tentang upaya pencegahan Covid-19, maka akan dilakukan pengurangan anggaran perjalanan dinas, kegiatan seremonial, pelatihan dan Bintek, serta pembelian kendaraan dinas.

“Itulah yang akan kita laksanakan selama dua hari. Untuk bagaimana anggaran itu bisa dialihkan dua hal, yakni pencegahan Covid-19 dan kebutuhan sosial ekonomi masyarakat. Karena ketika ada kebijakan untuk tetap di rumah, otomatis kebutuhan akan semakin berkurang. Khususnya pengusaha dan pekerja serabutan,” jelasnya.

Sehingga menurut ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus Corona Pemkab Konsel ini, hasil dari realokasi APBD akan disisipkan untuk penyediaan kebutuhan Sembako bagi warga kurang mampu serta pelaku usaha mikro.

“Untuk saat ini kita belum bisa kalkukasi berapa. Yang jelas untuk perjalanan dinas itu rata-rata enam kali. Total SKPD di Konsel ada 34. Tinggal dikurangi, dari enam kali perjalanan, jadi turun dua kali saja. Begitu pula dengan kegiatan seremonial. Termasuk untuk belanja kendaraan dinas dihapuskan dulu,” terangnya.

Setelah dilakukan revisi anggaran, Sjarif menegaskan, pihaknya tetap berkordinasi dengan DPRD dan setelah itu akan disampaikan ke Pemerintah Pusat. Selain APBD, juga akan disinkronkan dengan dana desa yang dialihkan untuk pembiayaan pencegahan corona.

“Kita akan minta data tiap desa berapa pengangguran dan KK miskin. Setelah itu kita bagi, yang diberikan bantuan dari alokasi dana desa berapa, dan dari Pemkab berapa. Yang jelas kita akan upayakan ketersediaan kebutuhan tiga bulan kedepan,” tandasnya. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy