Pemkab Kolut Bakal Terapkan PSBB – Kendari Pos
Kolaka Utara

Pemkab Kolut Bakal Terapkan PSBB

Dirut RSUD Djafar Harun, dr. Syarif Nur memperlihatkan APD yang telah diterima dari Pemerintah Pusat melalui Pemprov Sultra. Selain alat pelindung, ruang isolasi juga sudah disiapkan jika ada pasien terjangkit virus corona. Pemkab Kolut juga sudah memberlakukan pembatasan sosial di wilayah tersebut.


KENDARIPOS.CO.ID — Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan diterapkan di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Aturan itu diterapkan karena kian meningkatnya jumlah penderita yang terjangkit virus corona, baik di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan provinsi tetangga Sulawesi Selatan (Sulsel). Sekretaris Kabupaten (Sekab) Kolut, Taupik S, menegaskan, surat keputusan itu ditujukan bagi masyarakat umum, dunia usaha serta lingkungan keluarga. Ada lima poin penekanan dalam surat tersebut. Salah satunya, larangan menggelar keramaian dalam bentuk apapun tanpa terkecuali dan berkumpul lebih dari 10 orang di mana pun.

“Termasuk pembatasan dari pukul 21.00-04.30 Wita juga telah kami berlakukan aturan. Masyarakat harus tahu utamanya para pelaku usaha yang melayani para pelintas angkutan umum via jalur darat,” tegas Taupik S, kemarin. Poin lainnya, warga Kolut dilarang mengundang serta menerima tamu berpenduduk luar daerah, atau dipulangkan. Begitu juga dengan penyedia jasa yang melayani pelanggan ditempat juga dilarang menerima lebih dari 10 orang dan wajib diatur berjarak. “Poin ke lima siapapun tanpa terkecuali jika ia berada di Kolut wajib pakai masker,” tegasnya.

Semua area publik, baik bank, jasa kuliner, toko, swalayan, apotek, perhotelan dan lainnya wajib menyiapkan tempat cuci tangan di pintu masuk. Jika diabaikan, Pemkab mengancam menutup tempat tersebut. Larangan lainnya juga ditujukan bagi nahkoda dan ABK kapal. Mereka dilarang turun ke darat sepanjang bersandar di Kolut. Kalaupun untuk memenuhi kebutuhan logistik agar memanfaatkan jasa di tempat berlabuh. “Semua perangkat daerah hingga desa diminta peran aktifnya menjalankan aturan pencegahan di wilayahnya masing-masing. Masing-masing bentuk gugus tugas. Aturan tersebut resmi berlaku usai diteken Bupati Kolut, Nur Rahman Umar pada tanggal 8 April 2020 lalu. “Jangan anggap remeh aturan ini, karena darurat. Pantau semua yang masuk di wilayah (Kolut) jangan ada yang lolos,” tandas Taupiq. (b/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy