Pemkab Buton Batalkan Proyek Perpustakaan Rp 8,4 Miliar – Kendari Pos
Buton

Pemkab Buton Batalkan Proyek Perpustakaan Rp 8,4 Miliar

Bupati Buton, La Bakry


KENDARIPOS.CO.ID — Seharusnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton sejatinya akan memiliki perpustakaan besar tahun ini. Sayangnya rencana pembangunan gudang buku itu kini kandas. Padahal belum lama ini Pemerintah Pusat sudah menyetujui lahan yang disiapkan Pemkab. Anggarannya pun sudah ada sebesar Rp 8,4 miliar.

Bupati Buton, La Bakry mengatakan mega proyek itu harus batal. Sebab dananya sudah dialihkan ke penanganan pandemi corona oleh Pemerintah Pusat. “Perpustakaan kita batal tahun ini, sayang sekali padahal kita satu-satunya daerah di Sultra yang disetujui Pemerintah Pusat untuk bangun perpustakaan,” katanya, kemarin.

Lanjut dia, Pemkab sudah bekerja keras meyakinkan pusat melalui Kementerian Pendidikan untuk memberikan lampu hijau pembangunan perpustakaan. Dari urusan lahan yang sempat tidak memenuhi syarat kemudian urusan administrasi lainnya. “Tadinya kita ingin bangun di Takawa tapi yang disetujui di eks kantor bupati. Di situ juga bagus,” tambahnya.

Seharusnya, proyek itu kini sudah masuk tahap lelang. Konstruksi dalam desainnya tiga lantai. Sedangkan pola kerja di dalamnya juga dirancang menggunakan sistim digital. “Rp 8,4 miliar dananya, kena potongan dana transfer itu,” sambung La Bakry. Terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Buton, Sunardin Dani, mengatakan DAK yang terpotong di Buton cukup banyak. Salah satunya untuk pembangunan perpustakaan itu. “Sebenarnya DAK pendidikan dan kesehatan itu adalah prioritas, tapi pembangunan perpustakaan ini mungkin dilihat masih bisa ditunda jadi ikut dipotong,” jelasnya.

Dijabarkannya, akibat corona seluruh sumber keuangan daerah kecuali PAD mengalami pengurangan. DAK yang tadinya sebesar Rp 177 miliar kini tinggal Rp 64 miliar. Sedangkan DAU sebelumnya Rp 449 miliar tersisa Rp 401 miliar. DID juga ikut terpotong dari Rp 50 miliar menjadi Rp 45 miliar. “Dari DD ada 1 miliar juga yang terpotong,” pungkasnya. (b/lyn)

Sumber Keuangan Daerah yang Dikurangi :

  • DAK awal Rp 177 miliar kini Rp 64 miliar – DAU sebelumnya Rp 449 miliar tersisa Rp 401 miliar
  • DID dari Rp 50 miliar jadi Rp 45 miliar
  • DD ada Rp 1 miliar yang terpotong

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy