Pemdes Balimu Pantau Keluar Masuk Penumpang Buton-Wakatobi – Kendari Pos
Buton

Pemdes Balimu Pantau Keluar Masuk Penumpang Buton-Wakatobi

Kades Balimu, La Bondo (kedua dari kanan) turut memantau penumpang dari dermaga penyeberangan yang sementara antre dalam pendataan pada Posko BPBD di wilayahnya.

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Buton kian meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap masyarakatnya. Termasuk yang dilakukan Pemdes Balimu di Kecamatan Lasalimu Selatan. Di kawasan dermaga penyeberangan kapal cepat tujuan Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, didirikan sebuah tenda Posko pendataan penumpang.

Kepala Desa Balimu, La Bondo, menjelaskan, Posko tersebut didirikan untuk memantau keluar masuknya warga, baik dari Buton maupun dari Kabupaten wakatobi. Penumpang asal Wakatobi tidak semua bertujuan masuk di Kabupaten Buton. Begitu juga sebaliknya, penumpng yang berangkat ke Wakatobi tidak semua berasal dari Buton.
“Tujuan atau tempat tinggal para penumpang yang tiba beragam. Termasuk yang akan berangkat ke Wakatobi asalnya juga tidak hanya dari Buton maupun Kota Baubau. Makanya ini yang kita awasi,” kata Kepala Desa Balimu, La Bondo, kemarin.

Selain pendataan yang dilakukan para tenaga medis di Posko, juga ada pengecekan suhu tubuh, penyemprotan cairan disenfektan, arahan menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan anti septik. “Di Posko pemantauan tersebut ada tenaga medis, Babinsa, Bhabinkantibmas, anggota Satpol PP Buton dan pihak BPBD yang memang sudah masuk dalam Tim Gugus Tugas Penanganan Covid -19,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Lasalimu Selatan, Amiruddin Tuany, menyebutkan, total penumpang yang akan brangkat dan tiba kurang lebih sekitar 30 orang. Penumpang baik yang tiba dari Wakatobi maupun akan berangkat ke kabupaten itu wajib didata serta mengikuti imbauan petugas yang ada di Posko.

“Setelah didata, para penumpang diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas kesehatan. Jika kami menemukan suhu tubuh mencapai 37,9 keatas serta memiliki riwayat perjalanan dari wilayah masuk zona merah, maka wajib mengkarantina diri setibanya di rumah mereka,” jelasnya. Amirudin menambahkan kegiatan ini melibatkan tenaga medis di dua Puskesmas Kecamatan Lasalimu Selatan. Tenaga medis yang piket di Posko tersebut di bagi beberapa regu. “Ada paramedis Puskesmas Lasalimu selatan dan dari Puskesmas wajajaya,” tutupnya.(b/mel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy