Partisipasi ASN Pemkab Muna Mengecewakan, SP Online Diperpanjang Hingga 29 Mei – Kendari Pos
Muna

Partisipasi ASN Pemkab Muna Mengecewakan, SP Online Diperpanjang Hingga 29 Mei

Kadir Pua


KENDARIPOS.CO.ID — Waktu pelaksanaan sensus penduduk (SP) secara online diperpanjang hingga 29 Mei. Angka pastisipasi masyarakat di Kabupaten Muna dan Muna Barat untuk sementara waktu telah melampaui target. Namun diukur berdasarkan respon segmentasi, aparatur sipil negara (ASN) yang diharapkan menjadi inisiator sensus online justru tergolong kelompok dengan kesadaran paling rendah dari masyarakat sipil lainnya.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Muna, Kadir Pua, menerangkan hasil pelaksanaan sensus online dari jadwal semula 15 Februari sampai 31 Maret 2020 telah mencapai partisipasi yang menggembirakan. Dua wilayah kerja BPS Muna masing-masing diberi target nasional 3.508 kepala keluarga untuk Muna dan 788 kepala keluarga di Muna Barat. Namun realisasinya antara lain 5.509 KK terdaftar melalui sensus online di Muna dan 2.349 di Muna Barat. “Presentasi angkanya mencapai 157 persen dan 297 persen,” terang Kadir Pua, Rabu (1/4).

Ia menambahkan, meski menggembirakan menurut partisipasi total, namun hasil mengecewakan justru dari angka respon segmentasi. Kelompok aparatur sipil negara yang diharapkan menjadi inisiator di masyarakat justru paling malas mengakses situs sensus online. ASN hanya memiliki partisipasi sebesar 16 persen dari total hampir 50. 000 warga terdaftar ikut sensus online. Tercatat hanya 1.083 yang terdaftar dari jumlah ASN Muna yang mencapai 5.398 orang. Sementara ASN terdaftar online di Muna Barat hanya 286 dari 1.697 orang. “Persentasenya hanya 19,56 dan 16,38,” sambungnya.

Kadir mengatakan capaian itu berbanding terbalik dengan intensitas sosialisasi dan pendampingan BPS terhadap kelompok segmentasi. BPS tercatat paling rutin bertatap muka dengan ASN ketimbang kelompok sipil lain. Awalnya, BPS berharap kesuksesan sensus online dapat dimotori ASN dalam menggaet partisipasi masyarakat. Alasan paling sederhana karena ASN paling melek teknologi, punya banyak akses informasi dan merupakan bagian dari pemerintah.

“Ternyata kesadarannya masih rendah. Kami harap ini ditingkatkan karena ada masa perpanjangan,” paparnya. Ia menerangkan, masa sensus online diputuskan berlaku hingga 29 Mei untuk menggenjot partisipasi secara nasional. Sementara pelaksanaan sensus melalui wawancara langsung diundur dari jadwal semula Juni menjadi tanggal 1 sampai 31 September. “Kami harap perpanjangan ini bisa menggugah kesadaran warga supaya ikut menyukseskan program satu data pemerintah melalui sensus penduduk,” imbuhnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy