PAD Kota Kendari Terkoreksi 40 Persen, Pemkot Kendari Segera Sesuaikan APBD 2020 – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

PAD Kota Kendari Terkoreksi 40 Persen, Pemkot Kendari Segera Sesuaikan APBD 2020

KENDARIPOS.CO.ID — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada tahun 2020 berkurang hingga 40 persen akibat pandemi virus corona (Covid-19). Hal itu diungkapkan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat ditemui di rumah jabatannya, Rabu (22/4) lalu.

SULKARNAIN KADIR

“Evaluasi per hari ini sudah terkoreksi sampai 40 persen. Kalau keadaan ini terus berlanjut, syukur kita bisa mencapai target 50 persen. Tapi kita berharap mudah-mudahan Covid-19 cepat berakhir supaya aktivitas normal kembali. Ini dibutuhkan kedisiplinan, kekompakan, keberanian, dan kebersamaan untuk kita hadapi,” ungkap Sulkarnain, beberapa waktu lalu.

Berkurangnya PAD tersebut, kata dia, menyebabkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari harus melakukan penyesuaian ulang alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

“Kita sudah komunikasi ke DPRD Kendari untuk koreksi-koreksinya. Apalagi sudah ada surat edaran Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri terkait pemotongan (anggaran) berbagai kegiatan untuk dialihkan ke penanganan Covid-19,” pungkasnya.

nfirmasi terpisah, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Kendari, Sri Yusnita mengatakan, penyebaran Covid-19
telah mempengaruhi penerimaan pajak daerah. Pada triwulan I, penerimaan pajak daerah seharusnya telah mencapai Rp 55 miliar. Namun, yang terealisasi hanya sekitar Rp 31 miliar saja.

“Covid-19 sangat mempengaruhi realisasi penerimaan pajak terutama pajak hotel, hiburan, restoran dan parkir. Sekarang ada beberapa hotel dan rumah makan yang tutup karena tidak adanya transaksi. Sehingga otomatis tidak ada pajak,” tutur Sri saat dihubungi, kemarin.

Lanjut dia, pihaknya menargetkan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp 17 miliar tahun ini. Untuk mencapai target tersebut, ia meminta Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kota Kendari untuk proaktif menginformasikan kepada warganya soal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB. Hal itu penting untuk dilakukan mengingat PBB merupakan salah satu potensi PAD Kota Kendari.

“Kami terus mengedukasi para warga agar sadar akan pentingnya membayar pajak tepat waktu. Kami juga telah menjalin kerjasama dengan penegak hukum untuk memaksimalkan penagihan pajak kepada wajib pajak yang menunggak. Kami menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kendari,” pungkasnya. (b/uli)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy