Muh. Yasin, Sekda Butur Tutup Usia – Kendari Pos
Nasional

Muh. Yasin, Sekda Butur Tutup Usia

KENDARIPOS.CO.ID — Kematian mutlak dilakoni setiap manusia. Setelah satu bulan lebih berjuang melawan sakit, Sekda Buton Utara, Muhamad Yasin menyerah. Dia telah menghadap sang Ilahi, Rabu (1/4) dini hari kemarin di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta. Mendiang Muhamad Yasin dimakamkam di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat.

Muh. Yasin

“Berdasarkan keterangan pihak keluarga, almarhum Muhammad Yasin wafat sekira pukul 02.00 Wita di Jakarta. Beliau sakit leukemia. Sudah satu bulan dirawat di RS Kanker Dharmais. Sebelum wafat almarhum menjalani kemoterapi,” ujar Bupati Butur, Abu Hasan kepada Kendari Pos, Rabu (1/4).

Kepergian sang “jenderal” PNS Pemkab Butur itu meninggalkan jejak duka bagi seluruh anak buahnya. Muhamad Yasin wafat diusia 55 tahun meninggalkan empat orang anak. Almarhum dikenal ramah dan ringan tangan membantu sesama.

Muhammad Yasin lahir di Lakonea, 16 Desember 1964 merupakan salah satu tokoh berpengaruh di daerah berjuluk Lipu Tinadeakono Sara tersebut. Karirnya di birokrasi sangat gemilang. Ia mengawali karir abdi negara sebagai tenaga pendidik di SMA Negeri 2 Raha. Lalu dipercaya menjabat Camat Kulisusu Utara, Camat Kulisusu, Kepala Dinas Koperasi Butur, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Butur.

Puncak karirnya di birokrasi menjabat sebagai Sekda Butur ketika dilantik Bupati Butur, Abu Hasan. Abu Hasan merasa kehilangan atas kepergian Muhammad Yasin. Sosoknya yang setia dan tekun bekerja selama dua tahun menjabat Sekda sangat membantu Bupati Butur, Abu Hasan membangun daerah. “Beliau sosok birokrat pendidik yang kerap memberi pembinaan kepada staf. Sabar dan tekun dalam bekerja. Cepat menyelesaikan pekerjaan dan teliti,” kenang Abu Hasan.

Mantan Karo Humas Pemprov Sultra itu sejauh ini belum menunjuk pelaksana tugas sementara untuk mengisi jabatan sepeninggal Muh Yasin tersebut. “Posisi sekda Butur masih lowong. Dalam waktu dekat saya akan tunjuk pelaksana tugas sementara sehingga tidak terjadi kekosongan,” tambahnya.

Abu Hasan meminta, warga Buton Utara mendoakan almarhum Muh Yasin, semoga mendapat tempat terbaik dan amal ibadahnya diterima Allah SWT. “Pemerintah daerah Butur berduka. Beliau dimakamkan di Jakarta. Tidak bisa dipulangkan ke Butur. Karena kondisi Indonesia darurat korona,” tandas Abu Hasan. (had/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy