Kita Tidak Boleh Kalah, Oleh: Kery S.Konggoasa – Kendari Pos
Kolom

Kita Tidak Boleh Kalah, Oleh: Kery S.Konggoasa

Kery S.Konggoasa


KENDARIPOS.CO.ID — Hampir sebulan lebih, wabah corona virus (Covid-19) mengguncang bumi leluhur tanah kerinduan Konawe. Terpaan “badai” tak kasat mata itu nyaris melumpuhkan segala sendi-sendi kehidupan masyarakat. Sektor pemerintahan, ekonomi, sosial dan berbagai aspek lain terganggu.

Warga dilanda kepanikan yang sangat luar biasa akibat merebaknya wabah yang mulanya berasal dari negara Tiongkok itu. Sebagai kepala pemerintahan di Konawe, saya harus mengambil tindakan cepat dan tepat.

Kita tidak boleh kalah. Wabah penyakit ini harus kita musnahkan. Kita harus himpun kekuatan yang ada untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini. Berbagai upaya sudah kita lakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberantas penularan Covid -19.

Warga negara asing yang mau masuk bekerja di Konawe kita hentikan dulu. Pertengahan Maret 2019 lalu, saya sudah menunjuk Sekda Konawe memimpin tim terpadu penanggulangan virus korona. Semua stakeholder pun kami rangkul. Mulai dari Kepolisian, TNI, Kejaksaan dan Pengadilan.

Kami pun juga menyiapkan relawan-relawan siap memberi pertolongan jika ada masyarakat yang butuh penanganan atas wabah virus korona. Penyemprotan disinfektan di wilayah strategis Konawe sudah kita lakukan. Mulai dari kompleks perkantoran Innolobunggadue, rumah-rumah warga hingga jalan-jalan protokol Konawe.

Langkah yang saya lakukan bukan itu saja. Beberapa waktu lalu, saya juga keluarkan aturan pembatasan aktivitas warga Konawe. Selama wabah ini belum reda, saya tidak mau lagi ada anak daerah Konawe yang terserang virus korona.

Masyarakat terus kami imbau untuk tidak berkumpul melebihi 10 orang, jangan keluar rumah kalau tidak dalam urusan penting, serta tidak boleh dulu menyelenggarakan acara resepsi pernikahan. Kebijakan ini memang berat untuk diputuskan. Tapi, saya harus bertindak demi keselamatan masyarakat yang saya pimpin.

Protokol penanggulangan Covid-19 ini saya harap bisa dijalankan dengan baik oleh semua warga yang berdiam di bumi leluhur tanah kerinduan Konawe. Tentu, kita semua pasti ingin daerah yang kita cintai segera pulih seperti sediakala. Makanya, saya tidak akan letih untuk mengimbau masyarakat agar mengikuti arahan dari pemerintah.

Tolong (warga) dengarkan kami. Apa gunanya kami membuat kebijakan dan berkoar-koar kalau tidak ada action bersama di lapangan. Cukup dua orang saja warga Konawe yang dirawat di RS Bahteramas Kendari akibat Covid-19. Jangan tambah lagi.

Saya secara pribadi, mendoakan mereka segera sehat dan beraktivitas seperti semula. Mereka saudara kita, jangan putuskan silaturahmi gegara wabah penyakit ini. Ingat, penyakit ini hanya ujian dari Allah SWT. Bukan aib. Saya yakin, siapapun pasti tidak ingin terkena virus korona ini.

Saat ini, hal terkecil yang bisa kita lakukan untuk mencegah virus korona adalah dengan menjaga kebersihan diri. Cuci tangan dengan baik salah satunya. Pelan-pelan, saya juga ubah pola pencegahan penularan Covid-19 ini. Kemandirian masyarakat menjadi kuncinya. Harus dimulai dari tempat tinggal masyarakat masing-masing.

Penyemprotan disinfektan mandiri harus mulai dilakukan. Saya sudah instruksikan para camat se-Konawe untuk membagi-bagikan cairan disinfektan secara gratis bagi warga di wilayahnya. Kita mulai dari bawah. Warga tinggal lakukan penyemprotan secara mandiri. Ini lebih efektif. Insya Allah kalau ini dilakukan dengan baik, virus korona akan segera lenyap dari tanah Konawe. (adi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy