Kery Bekali Petugas Medis dengan APD – Kendari Pos
Konawe

Kery Bekali Petugas Medis dengan APD

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa didampingi Sekab Konawe Ferdinand Sapan, saat menyerahkan bantuan APD kepada para kepala puskesmas se-Konawe.

KENDARIPOS.CO.ID — Penanganan terhadao warga yang terpapar pandemi Covid-19 butuh perlengkapan yang safety. Salah satunya, alat pelindung diri (APD), yang harus selalu dikenakan tenaga medis. Dengan kostum itu, kontak langsung antara tenaga medis dan pasien Covid-19 bisa dicegah.

Di Kabupaten Konawe, Pemkab setempat juga telah membekali para tenaga medis yang menangani Covid-19 dengan pakaian APD. Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa menyerahkan bantuan APD kepada para kepala puskesmas (Kapus) se-Konawe. Mantan Ketua DPRD Konawe itu mengatakan, bantuan APD yang disalurkan itu dikhususkan bagi para tenaga medis di setiap kecamatan untuk menangani warga yang terkena Covid 19.

“Jadi kalau ada warga yang mau ditangani, tenaga medis dan perawat sudah safety karena telah mengenakan APD,” ujar Kery, Senin (20/4). Kery Saiful Konggoasa didampingi Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe Ferdinand Sapan saat penyerahan APD itu.

Kery menyebut, APD yang dibagikan itu murni bantuan pemerintah setempat. Sementara, untuk APD dari pemerintah pusat, katanya, Pemkab Konawe belum menerima bantuan tersebut. “Kalau (bantuan APD) yang dari pusat, kita masih tunggu,” ungkapnya.

Hanya saja, Konawe-1 itu enggan membeberkan berapa duit anggaran yang terpakai untuk pengadaan sekaligus penyaluran APD tersebut. Kery hanya menyebut, saat ini yang terpenting yakni penanganan Covid 19 di setiap kecamatan sudah harus menggunakan APD lengkap. Sehingga, di setiap puskesmas, penyediaan APD sudah mulai dilengkapi oleh Pemkab.

“Pokoknya kalau menangani pasien Covid 19, harus pakai itu (APD, red). Kita juga minta warga tetap berdiam di rumah dan mematuhi protokol pencegahan Covid 19 supaya daerah kita ini bisa aman,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kery meminta camat se-Konawe untuk berkonsultasi dengan Sekab Konawe Ferdinand Sapan mengenai pos-pos anggaran mana saja yang bisa dialihkan untuk penanganan Covid-19. Tak hanya itu, ia pun meminta camat untuk memvalidasi warga miskin di wilayahnya untuk diberi bantuan dari pemerintah. “Camat jangan ada yang matikan hp-nya 1×24 jam. Pastikan warga disitu tidak ada yang lapar,” tegasnya. (adi/adv).

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy