Kasus Peredaran Narkoba Didominasi Jaringan Lapas Kendari – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Kasus Peredaran Narkoba Didominasi Jaringan Lapas Kendari

Kombes Pol M Eka Fhaturrahman

KENDAIRPOS.CO.ID — Kasus peredaran narkoba didominasi jaringan lapas. Dari data Ditresnarkoba Polda Sultra, 80 persen pengungkapan tindak pidana Narkoba di wilayah Sultra memiliki keterkaitan dengan jaringan Lapas Kendari. Akhir Maret lalu, sebanyak 13 kasus yang terungkap dengan barang bukti yang diamankan 63,93 gram sabu. Yang mana, 28,35 gram sabu di minggu ketiga Maret dan 35,58 gram sabu di minggu ke-empat.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sultra, Kombes Pol M Eka Fhaturrahman mengatakan tersangka yang ditangkap 80 persen memiliki jaringan di Lapas Kendari. Semua tersangka saat ini sedang ditahan di sejumlah wilayah yakni Polda Sultra, Polres Kendari, Polres Bombana dan Wakatobi.

Kombes Pol M Eka menyebutkan para tersangka memiliki modus yang mirip. Yakni memesan paket sabu dari Lapas.

“Kami terkendala dengan akses pengembangan di dalam. Sebab rantai jaringan ini putus disitu saja,”kata Kombes Pol M Eka Fhaturrahman.

Segala upaya dalam melakukan pencegahan dan penindakan Narkotika di Sultra kata Kombes Pol M Eka terus diterapkan. Polisi kata dia, telah berkordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam melakukan penindakan. Kemudian pihaknya juga membatasi akses-akses pengiriman melalui Pelabuhan, jasa Pengiriman seperti JNE dan TIKI.

Dia menambahkan penyilidikan untuk melakukan pengungkapan di Lapas Kendari cukup sulit. Sebab, para kurir atau Bandar selalu memutus komunikasi antara mereka pengendali di Lapas.

“Untuk pendalaman di Lapas kita butuh dasar. Namun yang menjadi kesulitan biasanya, pelaku yang kami amankan selalu menyebut nama-nama yang tidak diketahui di Lapas,”katanya.

Kepala Devisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Sultra, Drs. H. Muslim mengatakan kasus peredaran narkoba bukanlah barang baru. Makanya, ia mendukung upaya kepolisian membongkar jaringan Lapas.

“Kejadian seperti ini bukan baru kali ini terjadi. untuk menyembunyikan dalangnya, tahanan lapas yang akan mereka sebut. Namun jika tersangka (Hendrik) dapat membuktikan keterkaitan napi Lapas maupun Rutan, kami akan melakukan proses sesuai dengan hukum. Kami akan memberikan ruang kepolisian untuk meakukan penyidikan,” tuturnya.

Kalapas Kelas II A Kendari, Drs Abdul Samad merespon positif rencana kepolisian. Ia bahkan siap membantu kepolisian dalam memutus mata rantai pelaku tindak pidana penyalagunaan Narkotika.

“Kami akan membantu untuk mencari tahu jika benar ada narapidana Lapas Kendari yang terkait dalam penyebaran narkotika di luar Lapas. Untuk itu kami akan mengadakan pemeriksaan di setiap kamar, untuk mengetahui, jika betul ada narapidana yang membawa handphone ke dalam lapas,” paparnya (b/m1/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy