Jelang Ramadan, Disperindag Sultra Pastikan Harga Sembako Terkendali – Kendari Pos
Metro Kendari

Jelang Ramadan, Disperindag Sultra Pastikan Harga Sembako Terkendali

Kepala Disperindag Sultra, Hj. Sitti Saleha (ketiga dari kiri) mendampingi Gubernur Sultra, H. Ali Mazi (kedua dari kiri) saat melakukan sidak di Pasar Basah Mandonga beberapa waktu yang lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Harga sembako di tengah pandemi COVID-19 mengalami kenaikan. Gula pasir dan beras merupakan dua komoditas pangan yang melonjak harganya. Gula pasir dibanderol Rp 20 ribu per kg dari yang sebelumnya dibanderol hanya Rp 12.500 per kg. Sedangkan untuk beras medium yang dibanderol Rp 9.450 per kg, kini dihargai Rp 11.000 ribu per kg.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Hj. Sitti Saleha mengakui sejumlah komoditas bahan pangan melonjak. Namun secara umum, harga komoditas masih terkendali. Mengatasi hal itu, gubernur telah menginstruksikan dinas terkait maupun distributor agar stok pangan cepat tersedia di pasaran.

“Kemarin kami sudah melakukan sidak pasar yang dipimpin langsung oleh Bapak Gubernur Sultra H. Ali Mazi beserta Tim Satgas Pangan dan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Sultra. Hasilnya, kami menemukan kenaikan itu. Pak Gubenur sudah instruksikan kepada distributor sembako di Sultra untuk penyediaannya. Terutama gula pasir. Kami juga dapa info dari kementerian bahwa saat ini pemerintah sedang membuka keran impor gula untuk mengantisipasi kelangkaan yang ada,” ujarnya kemarin.

Khusus beras lanjut Saleha, memang harganya naik mengingat pasokan dari petani ke pedagang itu belum ada karena belum musim panen. Meski begitu, Saleha yakin pertengahan pekan ini harganya bisa normal kembali mengingat sudah ada beberapa petani di Sultra yang melakukan panen.

“Panen raya kan april dan Mei. Jadi saya pastikan pasokan beras akan melimpah kedepan meskipun bangsa kita sedang pandemi covid-19, ujarnya.

Bukan hanya dibulan ini saja kata Saleha, bahkan hingga Ramadan pun, ia pastikan ketersediaan pangan ada dan bisa dijangkau oleh masyarakat. “Yang penting masyarakat dan pedagang jangan menimbun barang. Biarpun melimpah kalau demikian pasti juga akan langkah dan mahal. Kami tetap akan melakukan pemantauan dan sidak. Jika kami temukan pelanggaran maka akan langsung ditindak. Kebetulan kami gandeng Satgas pangan,” pungkasnya. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy