Jangan Hanya Mengeruk Ore Nikel, Perusahaan Tambang Diminta Berkontribusi Tangani Corona – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Jangan Hanya Mengeruk Ore Nikel, Perusahaan Tambang Diminta Berkontribusi Tangani Corona

KENDARIPOS.CO.ID — Dalam listing Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), tercatat ada 26 perusahaan tambang di Konawe Utara (Konut). Sayangnya, di tengah kondisi negara saat ini, keberadaan perusahaan yang mengeruk mineral di Bumi Oheo, tidak berbanding lurus dengan kontribusi dan sikap empati.

Disebutkan, belum satupun penanam modal itu yang bergerak membantu daerah dalam upaya pencegahan Covid-19 di Konut. Sorotan pun muncul. Anggota DPRD Konut menilai, keberadaan perusahaan pertambangan di daerah itu tidak memberikan kontribusi terhadap masyarakat. Khususnya dalam upaya pencegahan virus corona di Konut.

“Kita harapkan ada peran serta pelaku usaha pertambangan dalam upaya pencegahan virus corona di Konut. Bukan hanya sekadar mengeruk ore nikel, lantas mengabaikan tanggung jawab terhadap masyarakat dan pemerintah,” sindir Ketua Komisi II DPRD Konut, Iskandar Mekuo, Selasa (31/3). Paling tidak, kata Politikus PDIP itu, dana CSR yang dimiliki perusahaan bisa dilokasikan pada penanganan pencegahan virus di wilayah konsesi masing-masing.

“Minimal memberikan logistik bagi masyarakat. Apalagi melihat kondisi saat ini, masyarakat lebih banyak yang tinggal di rumah. Mengapa tidak perusahaan berempati membagikan beras dan lainnya pada masyarakat,” sambungnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Konut, Herman Sewani. Menurutnya, para pelaku usaha pertambangan jangan hanya berdiam diri ditengah antusias pemerintah memutus mata rantai virus corona. “Kehadiran mereka harus terlihat,” timpalnya. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy