IAI Sultra Kampanyekan Penggunaan Masker Kain – Kendari Pos
Metro Kendari

IAI Sultra Kampanyekan Penggunaan Masker Kain

Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sultra, Harmawati membagikan masker di sejumlah jalan pasar

KENDARIPOS.CO.ID — Untuk menghambat penyebaran virus corona, pengurus Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sultra melakukan bagi-bagi masker di sejumlah jalan pasar. Sebanyak seribu masker dibagikan ke pedagang dan masyarakat di Pasar Anduonohu, Pasar Panjang, Pasar Basah Mall Mandonga, dan Pasar Sentral Kota Kendari. Tidak hanya bagi-bagi masker, IAI Sultra turut mengampanyekan penggunaan masker kain.

Ketua IAI sultra, Harmawati mengatakan pembagian masker ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat supaya terhindar dari bahaya virus. Kemudian dengan menggunakan masker kain ini bisa cukup untuk memenuhi masyarakat akan kebutuhan masker ditengah kelangkaan masker saat ini.

“Jadi kita minta masyarakat cukup kita pakai masker kain saja karena hanya untuk melindungi diri dan orang lain, tidak usah cari masker pabrik, biarkan saja tenaga medis, perawat atau dokter yang memakai masker pabrik karena mereka berhadapan langsung dengan orang sakit atau pasien,” ungkapnya.

Selain melindungi diri, IAI ini menggalakan sektor UMKM dan memberdayakan masyarakat agar tetap mendapatkan income di masa sulit ini. “Pemakaian masker ini tujuan utamanya adalah untuk melindungi diri,” jelasnya.

IAI menghimbau kepada seluruh apotek di Sultra agar memasang spanduk edukasi kampanye pencegahan virus corona dihalaman depan masing-masing, sesuai dengan himbauan yang dianjurkan oleh pemerintah baik itu cara pencegahan maupun anjuran perilaku hidup bersih dan sehat.

Wakil Ketua IAI Sultra, Gunawan, mengatakan masker itu ada beberapa jenis yaitu masker medis dan masker non medis atau masker kain. Perbedaannya terletak pada daya filtrasinya. “Yang kita bagikan ini masker non medis atau masker kain, masker ini tidak punya kemampuan untuk memfilter tapi bisa memproteksi karena mempunyai kemampuan menahan droplet, karena sepengetahuanku virus itu penyebarannya tidak melalui udara tapi kontak langsung,” katanya.

Masker medis seperti N95, itu hanya akan diperuntukkan untuk tenaga medis karena dilengkapi khusus dengan katup untuk memfilter masuknya virus. Menurutnya, pengguna masker itu sebaiknya per tiga jam harus dibuka atau diganti. Bahkan jika perlu untuk masker kain sebaiknya dicuci. “Masker itu jangan dipake terus-terusan, jangan dipakai terus, biasakan per tiga jam itu harus dibuka kalau perlu ganti,” bebernya. (c/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy