Harga Sembako Kian Naik, Disperindag dan Dinsos Gelar Operasi Pasar – Kendari Pos
Konawe Utara

Harga Sembako Kian Naik, Disperindag dan Dinsos Gelar Operasi Pasar

Kadisperindag Konut, Arifin Tomawa (tengah) saat melakukan operasi pasar di Kecamatan Lembo untuk menstabilkan harga saat ini.

KENDARIPOS.CO.ID — Kenaikan harga sembilan bahan pokok di pasaran kian terasa. Terdapat beberapa bahan makanan pokok yang mengalami perubahan harga. Mulai dari beras ukuran 25 kilogram dari harga Rp 260 ribu naik menjadi Rp 300 ribu, gula pasir dari Rp 15 ribu perkilogram kini Rp 22 tibu, telur 1 rak dari Rp 50 ribu naik Rp 55 ribu hingga Rp 60 ribu. Selain itu, gula pasir dari harga Rp 18 ribu perkilogram kini menyentuh angka Rp 22 ribu pada satuan berat yang sama.

Selain itu sejumlah bahan pokok juga mengalami kenaikan, meski tidak signifikan. Rata-rata naik Rp 500 dari harga awal. “Yang paling menonjol kenaikan harga beras. Biasa saya beli beras super harga Rp 260 ribu ukuran 25 kilogram, kini sudah Rp 290 ribu sampai dengan 300 ribu. Kalau ukuran 1 liter beras biasanya Rp 10 ribu,” keluh Irmayanti, warga Kecamatan Lasolo, kemarin.

Namun kenaikan bahan dapur lainnya seperti tomat, cabai, bawang merah tidak terlalu signifikan. Harniatin, salah satu pedagang sembako mengatakan kenaikan harga disebabkan adanya wabah corona. Sehingga distribusi bahan pangan dari Kota Kendari menuju Konut terhambat. “Kami berharap semoga wabah ini cepat berlalu, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti semula,” katanya.

Sementara Kadis Perindustrian dan Perdagangan Konut, Arifin Tomawa, menuturkan saat ini pihaknya tengah melakukan operasi pasar. Kegiatan yang dilakukan untuk meminimalisir lonjakan harga di pasaran. “Termasuk melakukan pemantauan bila ada distributor yang melakukan penimbunan ditengah wabah corona. Kami imbau distributor untuk tidak memanfaatkan situasi saat ini,” ancamnya.

Di Muna Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) melalui dinas teknis menggelar pasar murah. Sejak akhir pekan lalu, Dinas Sosial Kabupaten Mubar melakukan penjualan sembako jenis beras, di Pasar Sidamangura, Kecamatan Kusambi dan akan dilakukan setiap hari.

Kepala Dinas Sosial Mubar, Laode Takari mengatakan pasar murah tersebut dimulai sejak akhir pekan lalu bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan. “Jadi kami bagi zona, di Tiworo Raya dijembatani oleh Disperindag, Dinsos untuk wilayah Kusambi Raya, dan di Lawa Raya ada pengusaha beras yang mediasi,” ungkapnya.

Dijelaskan, akibat wabah Covid-19 harga beras di pasaran tembus Rp 600 ribu/50 kilogram, sehingga masyarakat banyak yang mengeluhkan lonjakan harga drastis. “Konsumen akan didata dan satu pembeli hanya bisa dapat satu karung. Yang kami jual hari ini kemasan 15 kg dengan harga Rp 135 ribu. Jadi sekitar Rp 9000 per kilonya,” rinci Takari. (b/min/yaf)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy