Harga Bahan Pangan Melambung – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Harga Bahan Pangan Melambung

Suasana jual beli di Pasar Baruga, beberapa waktu lalu.

KENDARIPOS.CO.ID –Menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, masih tergolong tinggi. Beberapa komoditas seperti bawang putih, bawang merah, gula pasir, dan minyak goreng diketahui mengalami kenaikan harga sejak pandemi Virus Corona (Covid-19) atau awal Februari lalu. Sementara, harga beras dan telur mulai merangkak naik belakangan dan hingga kini tak kunjung turun.

Pantauan Kendari Pos beberapa waktu lalu di sejumlah pasar tradisional, beras premium rata-rata dijual Rp 9 ribu per liter atau Rp 12 ribu per kg. Untuk ukuran 50 kg, beras premium dijual seharga Rp 560 ribu. Padahal, pada April 2020 masih dijual seharga Rp 480 ribu. Menurut para pedagang, kenaikan harga beras sudah terjadi sekitar dua bulan yang lalu.

“Beras kepala (premium) yang dari Sulawesi Selatan saya jual Rp 12 ribu per kg. Kalau yang dari Unaaha, 11 ribu per kg. Sudah sekitar dua bulan harga mulai naik,” ujar salah seorang pedagang di Pasar Korem yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara, harga bawang bawang merah dan bawang putih juga masih tergolong mahal. Bawang merah saat ini dipatok Rp 40 ribu per kg sedangkan bawang putih dibanderol mulai Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu per kg. Harga ini sebenarnya lebih murah dari yang sebelumnya menyentuh hingga Rp 60 ribu per kg. Namun, normalnya harga bawang putih dan bawang merah hanya Rp 35 ribu per kg. “Bawang putih yang kecil Rp 45 ribu dan yang besar Rp 50 ribu. Modalnya per karung (19 kg) Rp 850 ribu sedangkan bawang merah (40 kg) modalnya Rp 33 ribu per kg,” ujar Tina, pedagang di pasar Baruga, kemarin.

Gula pasir juga merupakan salah satu komoditi yang harganya melambung dan terus merangkak naik. Jika normalnya harga gula pasir hanya Rp 12.500 per kg, kini mencapai Rp 22 ribu. Telur juga belakangan ini terus mengalami kenaikan harga. Terbaru, per raknya dijual di kisaran harga Rp 48 ribu hingga Rp 60 ribu.

Sementara itu, bahan pokok lainnya relatif masih stabil. Daging sapi dijual Rp 120.000 per kg, ayam broiler Rp 50 ribu sampai Rp 55 ribu per ekor, Sayur mayur masih dijual dengan harga seperti biasa. Kangkung dan bayam per ikat dihargai Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu. Kol Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu per kg, wortel Rp 10 ribu hingga Rp 16 ribu per kg. Per kg cabai keriting dan cabai merah besar masing-masing dijual Rp 25 ribu, cabai rawit Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kg, tomat Rp 11 ribu hingga Rp 15 ribu per kg, minyak goreng Rp 15 ribu sampai Rp 17 ribu per liter, kacang tanah Rp 20 ribu per liter, gula merah Rp 22 ribu per kg, dan terigu Rp 9 ribu per kg. (uli/b)

Harga komoditas di Pasar Kendari:

Bawang putih Rp 45 ribu-Rp 50 ribu (kg)
Bawang merah Rp 40 ribu (kg)
Telur ayam ras Rp 48 ribu-Rp 60 ribu (rak)
Tomat Rp 11 ribu-Rp 15 ribu (kg)
Beras premium Rp 11 ribu-Rp 12 ribu (kg)
Beras dolog Rp 8.500 (kg)
Ikan bandeng Rp 30 ribu (kg)
Ikan putih Rp 50 ribu (kg)
Cumi basah Rp 50 ribu (kg)
Ayam broiler Rp 35 ribu-Rp 55 ribu (kg)
Daging sapi Rp 120 ribu (kg)
Minyak goreng Rp 14 ribu-Rp 17 ribu (liter)
Terigu Rp 8 ribu-Rp 9 ribu (kg)
Gula pasir Rp 22 ribu (kg)
Cabai rawit Rp 30 ribu (kg)
Cabai kriting 25 ribu (kg)
Cabai merah besar 25 ribu (kg)

Sumber: Pasar Korem, Mandonga, dan Baruga (Data Diolah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy