Gubernur Sultra Janjikan Insentif untuk Tim Medis Rp.200 Ribu/Hari – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Gubernur Sultra Janjikan Insentif untuk Tim Medis Rp.200 Ribu/Hari

KENDARIPOS.CO.ID — Dokter dan perawat di ruang isolasi RS Bahteramas sedang berjuang menangani pasien positif korona, pasien dalam pengawasan (PDP). Mereka tak kenal lelah, siang dan malam melawan dan mencegah virus korona mewabah. Mereka pantas disebut pahlawan kesehatan.

Gubernur Sultra, Ali Mazi tersentuh melihat perjuangan para tim medis. Sebab, beberapa diantara mereka sempat menjalani isolasi.
Saat menyampaikan keterangan pers tentang kebijakan Pemprov Sultra dalam pencegahan penyebaran virus korona di rumah jabatan (Rujab) Gubernur Sultra, Minggu (22/3) lalu, Gubernur Ali Mazi menegaskan pemerintah akan memberikan insentif kepada tenaga medis dengan risiko tinggi saat menangani pasien korona.

“Tidak hanya perawat dan dokter saja, gugus tugas pun yang bekerja dalam penanganan korona kita berikan insentif sesuai kinerjanya. Termasuk Satgas Pemuda yang baru kita bentuk. Mereka akan mendapatkan Rp 200 ribu perhari sebagai insentif kerja,” janji Ali Mazi Ali saat itu.

Kini, saatnya menagih janji tersebut. Ditemui Kendari Pos, Selasa (31/3) kemarin, Gubernur Ali Mazi kembali memastikan bahwa tenaga medis yang berjuang melawan virus korona akan mendapakan insentif dari Pemprov Sultra.

Tapi para dokter dan perawat jangan senang dulu. Menurut Ali Mazi, mereka harus menjalani rangkaian diseleksi untuk mendapat insentif itu. Seleksi itu untuk mengetahui tim medis yang benar-benar bekerja dan tidak bekerja.

Penggunaan anggaran di tengah pandemi wabah korona ini, pemerintah pusat sudah menelurkan beragam kebijakan dan aturan sebagai dasar hukumnya. Nah, insntif itu merupakan bagian dari hak bagi para dokter dan perawat yang benar-benar berjuang melindungi keselamatan jiwa masyarakat Sultra.

Soal besaran insentif yang akan diberikan, Gubernur Sultra Ali Mazi belum bisa memastikan. “Rp 200 atau Rp.300 ribu itu belum disepakati. Jadi masih akan dibahas dan disepakati terlebih dahulu,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sultra Abdurrahman Shaleh mengungkapkan DPRD akan segera mengundang Forkopimda dan gugus tugas pencegahan penyebaran virus korona untuk mengevaluasi APBD. “Kita semua duduk bersama untuk tanggap terhadap masalah yang dirasakan masarakat,” ujarnya, kemarin.

Evaluasi itu juga dimaksudkan guna mengetahui kinerja semua elemen dalam penanganan dan pencegahan virus korona di Sultra. “Evaluasi ini untuk mengukur apak kerja kita sudah tepat sasaran, efisien atau tidak. Termasuk pengalokasian anggaran dan penyusunan dasar hukum penyaluran insentif kepada para tenaga medis,” ujar Abdurrahman Shaleh. (yog/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy