Garda Nusantara Sulsel: Mari Bersama Melawan Korona – Kendari Pos
Nasional

Garda Nusantara Sulsel: Mari Bersama Melawan Korona

ANDI YUSLIM PATAWARI, Wakil Ketua Dewan Pembina Garda Nusantara Sulawesi Selatan (Sulsel)

KENDARIPOS.CO.ID — Penyebaran wabah virus korona di Indonesia terus bertambah sesuai data yang dirilis pemerintah melalui gugus tugas. Beragam kebijakan dikeluarkan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran. Semua elemen bangsa pun terpanggil untuk berkontribusi memutus mata rantai penyebaran virus korona. Begitu pun elemen di daerah-daerah.

Wakil Ketua Dewan Pembina Garda Nusantara Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Yuslim Patawari mengimbau semua elemen untuk bersatu melawan virus korona.

“Harus kita sadari bahwa Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa tidak akan memberi cobaan di luar kemampuan Hamba-Nya. Mewabahnya korona ini adalah ujian bersama agar sikap empati dan gotong royong terhadap sesama sebagai konsekuensi mahluk sosial. Kita semua adalah saudara dalam aspek kemanusiaan walaupun ada perbedaan dalam beragama. Mari bersama kita melawan korona,” tutur mantan Direktur LSP Poltani-BNSP itu kepada Kendari Pos, Rabu (1/4) kemarin.

Mantan Dewan Pakar ICMI Pusat ini meminta organisasi kedokteran dan paramedis harus dilibatkan di garda terdepan dalam upaya penanganan pencegahan penyebaran virus korona. Sebab, paramedis bisa bertindak sebagai sumber referensi ilmiah sesuai keahlian untuk memberi informasi yang benar kepada masyarakat.

Begitu pula para pengusaha, jurnalis (media massa), tokoh agama, tokoh masyarakat, pemangku adat dan tokoh pemuda mempunyai kapasitas untuk membantu dan wajib terlibat aktif karena wabah ini merupakan musuh yang nyata tapi tak terlihat. “Sehingga dibutuhkan partisipasi semua pihak untuk terlibat aktif sesuai kapasitas masing-masing sebagai tanggung jawab bersama. Coba bayangkan, bagaimana perasaan keluarga kita kalau ada yang meninggal akibat korona lalu pemakamannya ditolak disuatu tempat. Padahal terlibat dalam mengurus jenazah adalah fardhu kifayah dalam ajaran Islam,” kata Yuslim.

Mantan Ketua DPP KNPI Pusat itu menambahkan, TNI,Polri, dan ASN sebagai aparat negara harus bertindak sebagai pemimpin yang mampu menegakan protokol penanganan dan pencegahan wabah ini. Aparat negara itulah dapat tampil mengimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah.

“Aktivis dan relawan kemanusiaan yang mempunyai kepedulian juga harus terlibat. Jika itu semua kita lakukan bersama, maka saya yakin badai ini segera berlalu,” tutup mahasiswa Program Doktor Universitas Padjajaran Bandung yang sedang menyelesaikan Penelitian Desertasi tentang Reklamasi teluk Jakarta ini. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy