Dukcapil Baubau Berikan Pelayanan Via Online – Kendari Pos
Bau-bau

Dukcapil Baubau Berikan Pelayanan Via Online

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Baubau tetap menjalankan aktivitas pelayanan pada masyarakat. Pengurusan dokumen kependudukan tetap dilakukan meski wabah virus corona kian mencemaskan. Berbagai dokumen kependudukan yang dibutuhkan warga tetap difasilitasi untuk dibuatkan via online. Hanya untuk pembuatan KTP elektronik, proses perekaman tetap dilakukan di kantor. Sementara untuk berbagai kelengkapan dokumen dikirim via whatsapp.

Kepala Disdukcapil Kota Baubau, Arif Basari, mengungkapkan dokumen kependudukan menjadi salah satu berkas penting yang dibutuhkan masyarakat. “Pelayanan kita lakukan online sistem melalui whatsapp. Bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan maka berkas kependudukan dikirim via online,” ujar Arif Basari saat dikonfirmasi, Selasa (31/3).

Untuk mempermudah pelayanan, pihaknya telah membagi nomor whatsapp masing-masing bidang yang menangani dokumen kependudukan. Sehingga bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan tingga menghubungi nomor yang bersangkutan dan melakukan pengiriman berkas sesuai dokumen yang dibutuhkan. “Misalnya mau mengurus kartu keluarga, kita sudah umumkan nomor whatsapp yang menangani itu. Tinggal menghubunginya dan mengirim berkas untuk diproses. Nanti setelah semua rampung dan jadi, maka kita hubungi untuk datang ambil,” sambung mantan Kabag Umum Sekretariat Kota Baubau itu.

Kebijakan tersebut diterapkan sejak adanya imbauan dari Dirjen Dukcapil dan Menteri Dalam Negeri. Semua itu untuk menjamin kebutuhan adminstrasi kependudukan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menghindari kerumunan untuk antisipasi wabah covid-19. “Kalau untuk intensitas masyarakat yang melakukan pengurusan mengalami penurunan. Dulu (sebelum wabah corona) masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan (KTP) bisa sampai 100 orang perhari. Sementara saat ini, sehari kadang hanya empat orang,” kata Arif Basari.

Ia, menambahkan, untuk saat ini pihaknya tidak kekurangan blangko kependudukan. Makanya pelayanan masih tetap dapat dilakukan sesuai permintaan masyarakat. Hanya saja diutamakan untuk dibuatkan dokumen kependudukan adalah yang sangat membutuhkan. Misalnya untuk keperluan mengurus BPJS dan anjut pendidikan. “Beberapa staf tetap stand by di kantor. Kemudian ketersedian blangko masih ada sekitar 2.400 keping,” pungkasnya. (b/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy