Di Buton, Baru 13 Persen Warga yang Ikut Sensus Penduduk – Kendari Pos
Buton

Di Buton, Baru 13 Persen Warga yang Ikut Sensus Penduduk

La Ode Haris Sumba

KENDARIPOS.CO.ID — Dua bulan sudah aplikasi Sensus Penduduk (SP) online dibuka secara serentak oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Itu adalah waktu yang cukup banyak untuk mendaftarkan diri dan keluarga dalam sistem data kependudukan nasional. Awalnya, SP online itu dibuka hanya hingga 31 Maret lalu. Kini pemerintah memutuskan untuk memperpanjang hingga 29 Mei mendatang.

Kepala BPS Buton, La Ode Haris Sumba, mengatakan, baru 13.868 jiwa yang sudah melakukan SP online. Data itu per 12 April lalu. Jumlah tersebut baru sekitar 13 persen dari total penduduk di eks Kesultanan Buton itu. “Ya, mungkin ini baru pertama kali diterapkan jadi masih butuh waktu lagi bagi masyarakat. Tapi kita sosialisasi terus,” katanya, Rabu (15/4). Dia menambahkan saat ini pemerintah mengimbau masyarakat agar banyak beraktivitas di rumah. Hal itu demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Memontum ini menurut Haris Sumba harusnya bisa dimanfaatkan untuk berpartisipasi dalam sensus online. “Sekarang masyarakat diminta supaya banyak-banyak di rumah saja. Nah, semakin banyak waktu untuk terlibat dalam sensus online ini. Mari berpartisipasi,” ajaknya. Lanjut dia, membuka laman BPS tidaklah sulit. Tinggal masuk pada sensus.bps.co.id. Di situ sudah ada petunjuk lengkap tata cara pendaftaran data kependudukan yang diperlukan. “Masih banyak waktu karena ada perpanjangan sampai akhir Mei,” pungkasnya.

Untuk diketahui wilayah kerja BPS Buton meliputi tiga kabupaten yakni Buton, Buton Tengah dan Buton Selatan. Di tiga daerah itu terakumulasi jumlah penduduk yang sudah ikut sensus online yakni 34.999 jiwa. (c/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy