Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Kolaka Gilir Jadwal Berkantor – Kendari Pos
Kolaka

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Kolaka Gilir Jadwal Berkantor

Hj Andi Tenri Gau


KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka tidak hanya berupaya melindungi warganya dari penyebaran wabah virus korona, tetapi juga pegawai negeri sipil (PNS). Salah satu strategi agar para aparatur sipil negara itu tidak tertular atau menularkan Covid-19, dilakukan dengan menggilir jadwal hari berkantor mereka.

“Diharapkan dengan adanya pergantian waktu bekerja ini, maka tidak terlalu banyak pegawai dalam satu kantor pada waktu bersamaan. Sehingga penularan covid 19 dapat terhindarkan. Jadi kalau ada pegawai yang tidak masuk tapi diperlukan kehadirannya, maka yang bersangkutan akan dihubungi petugas piket hari itu,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kolaka, Hj. Andi Tenri Gau saat ditemui, Selasa (31/3).

Mantan Inspektur Kabupaten Kolaka tersebut mengatakan, penyesuaian sistem kerja aparatur sipil negara itu telah disampaikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melalui surat edaran. Kata dia, peraturan tersebut berlaku sejak pekan lalu. “Ini berlaku mulai 24 Maret lalu sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan dan perkembangan keadaan. Setelah berlaku sistem kerja ini, maka pimpinan OPD dan unit kerja melakukan evaluasi atas efektifitas pelaksanaannya dan disampaikan pada Bupati Kolaka sebagai bahan laporan ke MenPAN-RB,” ujarnya.

Tenri mengatakan, ASN yang tidak mendapat giliran berkantor bukan berarti pada hari itu libur. Pegawai tersebut tetap mengerjakan pekerjaan kantor. Hanya saja, dilakukan di rumah dengan memanfaat teknologi informasi seperti email, whatsapp dan lainnya. Dengan ketentuan selama jam kerja tetap di tempat tinggal masing-masing untuk melaksanakan tugas dan arahan pimpinan.

“Jadi handphone harus selalu diaktifkan agar dapat dihubungi. Setelah mendapat izin dari pimpinan langsung, baru diperkenankan meninggalkan rumah saat jam kantor jika ada alasan tertentu. Selama kebijakan ini berlaku, maka untuk sementara pegawai tidak melakukan perekaman kehadiran dengan menggunakan finger print (absen sidik jari), tapi pakai absensi manual. Begitupun untuk pelaksanaan apel pagi dan siang serta upacara, untuk sementara ditiadakan,” imbuhnya. (b/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy