Bupati Buton Maklumi ASN tak Masuk Kantor – Kendari Pos
Buton

Bupati Buton Maklumi ASN tak Masuk Kantor

2.700 ASN Pemkab Buton akan menerima penghasilan ganda dari negara. Selain gaji reguler, mereka juga mendapatkan TPP yang dibayar perdana bulan ini.


KENDARIPOS.CO.ID — Bulan April ini, sekitar 2.700 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton akan menerima penghasilan ganda dari negara. Selain gaji reguler, mereka juga mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) perdana bulan ini. Para pimpinan OPD kini sudah menyiapkan penilaian kinerja atas semua bawahannya sebagai dasar perhitungan nilai TPP itu.

Bupati Buton, La Bakry, mengatakan, dana TTP aman dari revisi APBD dalam upaya pencegahan virus corona. Dia memastiakan sesuai janjinya, TPP mulai dicairkan bulan ini. “Itu kan sudah kita hitung dan telah disetujui semua pihak. Jadi tetap kita bayarkan sesuai kesepakatan itu,” katanya, akhir pekan lalu.

Menurutnya, penilaian kinerja bulan ini harus dimaklumi jika rata-rata dibawah standar dan ekpektasi. Kedisiplinan pegawai jelas akan turun. Sebab ada instruksi untuk melakukan kerja dari rumah demi menghindari wabah Covid-19. “Ini musibah dan bukan keinginan ASN untuk tidak masuk kantor. Para kepala dinas sudah kenal karakter stafnya. Jadi harus kita maklumi kalau tidak disiplin seperti biasanya,” tambah Buton-1 tersebut.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buton, Sunardin Dani, mengatakan, TPP perdana paling lambat ditransfer per 10 April. Makanya Ia sudah mengingatkan para Kepala OPD untuk menyerahkan hasil penilaian kinerja anak buahnya di pekan pertama awal bulan. “Kalau sudah masuk dari OPD, kita bisa bisa buat SPM-nya, paling lambat itu tanggal 10 sudah masuk,” katanya. (b/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy