Buka Puasa dan Tarawih di Rumah, Berikut Panduan Ibadah Ramadan Ditengah Pandemi – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Buka Puasa dan Tarawih di Rumah, Berikut Panduan Ibadah Ramadan Ditengah Pandemi


–Kemenag Minta Masyarakat Patuhi Imbauan Pemerintah dan Fatwa MUI
KENDARIPOS.CO.ID — Ritual ibadah puasa tahun ini sangat jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah meniadakan salat tarawih berjamaah dan buka puasa bersama di masjid serta musala untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona (Covid-19). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sultra meminta masyarakat mematuhi imbauan pemerintah dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan 1441 Hijriah di tengah pandemi Covid-19.

“Kami mengimbau masyarakat untuk taat kepada peraturan dan imbauan pemerintah. Taat terhadap keputusan fatwa MUI. Untuk sementara waktu kita dianjurkan berada di rumah saja. Termasuk salat dan ibadah lain selama ada pandemi Covid-19 ini,” kata Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Fesal Musaad, Rabu (22/4) kemarin.

Imbauan pemerintah yang dimaksud Fesal sudah termuat dalam panduan ibadah selama ramadan yang digagas Kemenag Sultra bersama MUI dan Satgas Infokom dan Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sultra. Lihat grafis. “Kalau kondisi saat ini kan kita dianjurkan untuk beribadah di rumah saja. Karena kita ini adalah lari dari takdir buruk (pandemi Covid-19) pindah ke takdir yang lebih baik,” tutur Fesal.

Terpisah Ketua MUI Sultra, KH. Djakri Napu mengatakan, sebagai bentuk kepedulian dan upaya membantu pemerintah dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19, pihaknya telah mengeluarkan fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi wabah Covid-19. Fatwa itu menjadi pedoman umat muslim dalam beribadah selama bulan suci Ramadan. “Isi sebenarnya sudah termuat semua dalam seruan (imbauan) Kemenag Sultra. Intinya, barang siapa yang melakukan tindakan yang menimbulkan kepanikan atau menyebabkan kerugian publik,” kata Djakri.

Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir telah menerbutkan Surat Edaran (SE) Nomor 443/1243/2020 melalui Diskominfo yang mengimbau masyarakat melaksanakan aktivitas ibadah di rumah. Pemkot akan mematuhi imbauan bersama yang dikeluarkan Pemprov bersama Kemenag dan MUI Sultra.

“Memang ramadan kali ini agak berbeda seperti biasanya karena sedang menghadapi wabah Covid-19. Misalnya beribadah yang sebelumnya dilaksanakan di masjid atau mushala, kini di rumah saja. Saya imbau masyarakat salat tarawih, buka puasa dan sahur di rumah masing-masing. Termasuk pelaksanaan shalat idul fitri yang sejauh ini dalam perhitungan kita tidak akan diselenggarakan. Termasuk mudik kami larang,” ungkap Sulkarnain.

Ketua PKS Kota Kendari itu mengimbau, masyarakat tetap menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk. Tapi tidak menggunakan masjid sebagai tempat melaksanakan salat tarawih karena dikhawatirkan terjadi penularannya saat melaksanakan ibadah. “Saya kira tidak mengurangi khusyuk kita, jika tarawih, sahur dan berbuka puasa bersama di rumah. Kami sadar, situasi ini mungkin berat bagi kita semua. Tapi inilah jalan terbaik yang bisa kita tempuh. Yang bisa kita lakukan sehingga seluruh masyarakat Kota Kendari bisa terlindungi dari covid 19,” jelas Sulkarnain Kadir. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy