BPD Parida Muna Gagas Perdes Wisata – Kendari Pos
Muna

BPD Parida Muna Gagas Perdes Wisata

Jalur tracking mangrove Desa Parida di Muna. Selain itu desa tersebut juga memiliki destinasi Gua Lagari. Wisata air payau itu akan dibendung sebagai kolam alami. Dua destinasi tersebut bisa menjadi andalan


KENDARIPOS.CO.ID — Desa Parida di Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna diproyeksikan menjadi desa wisata unggulan daerah. Potensi alam desa yang terletak di pesisir laut tersebut bisa ditata menjadi destinasi favorit wisatawan. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat kini tengah menginisiasi lahirnya peraturan desa (Perdes) tentang kawasan wisata.

Wakil Ketua BPD Desa Parida, La Iman, menerangkan salah satu destinasi yang mulai disentuh dana desa melalui program pemerintah adalah pembangunan tracking mangrove. Jembatan wisata itu dibuat bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi keindahan hutan bakau. “Kami bersama Pemdes sudah mulai serius menata desa menjadi tujuan wisata. Tahun lalu dianggarkan pembuatan tracking sepanjang 74 meter dengan anggaran Rp 100 juta. Tahun ini masih akan ditambah lagi panjangnya sekitar 100 meter sampai mengarah ke laut,” paparnya, kemarin.

BPD kata dia, terus mendorong peningkatan destinasi wisata tersebut. Salah satunya melalui penguatan regulasi yang mendukung kebijakan pemerintah desa. Lembaganya kini tengah menyusun kajian akademis tentang Perdes di sektor pariwisata. Jika tak ada hambatan, Perdes inisiatif BPD itu bisa ditetapkan bersama pemerintah desa tahun ini. “Kita sedang kaji dan mulai menyusun Perdesnya. Harapannya dalam waktu dekat bisa dibahas dan ditetapkan,” jelasnya.

Menurut La Iman, Perdes sangat dibutuhkan Pemdes untuk melegitimasi proyek desa wisata yang digagas. Lahirnya Perdes dapat membuat alokasi dana desa bisa didukung dengan regulasi yang kuat dan paten. Dengan demikian, program Parida menuju desa wisata bisa berkelanjutan. “Untuk penguatan anggaran dan kesinambungan program memang perlu ada payung hukum yang jelas,” ujarnya.

Selain tracking mangrove, Desa Parida juga memiliki destinasi Gua Lagari. Wisata air payau itu akan dibendung sebagai kolam alami. Dua destinasi itu menurutnya bisa menjadi andalan masyarakat dalam meraup nilai ekonomi. “Perdes tadi juga akan memuat pembentukan kelompok masyarakat sadar wisata. Sehingga ada konsensus bersama untuk mengembangkan dua destinasi sebagai andalan desa,” imbuhnya. (c/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy